Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Pemprov Kalsel Targetkan Tanam Satu Juta Pohon Endemik

Selasa 06 Apr 2021 20:27 WIB

Red: Ratna Puspita

Buah kasturi

Buah kasturi

Penanaman pohon endemik Kalsel, yaitu Kasturi, akan kembali dilakukan mulai 9 April.

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARBARU -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menggalakkan program menanam satu juta pohon khususnya pohon endemik atau khas Kalimantan melalui program Revolusi Hijau. Penanaman pohon endemik Kalsel, yaitu Kasturi, dilakukan di Kebun Raya Banua Banjarbaru, Selasa (6/4).

Penjabat Gubernur Kalsel Dr Safrizal ZA mengatakan, penanaman pohon di Kebun Raya Banua ini sebagai program lanjutan penanaman satu juta pohon. Program lanjutan penanaman satu juta pohon tersebut akan dimulai pada 9 April 2021 di seluruh wilayah Kalsel dengan melibatkan ASN, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, pelajar, pihak swasta, termasuk juga para wartawan.

Baca Juga

Penanaman satu juta pohon ini, selain sebagai upaya pelestarian kekayaan alam hayati, warisan bagi generasi penerus, juga sebagai upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana. "Saya sangat senang bisa menanam tanaman endemik khas Kalimantan Selatan, yaitu kasturi," katanya.

Dia mengharapkan, dengan penanaman ini dapat mengembangkan kelompok tanaman, tidak hanya lokal tetapi juga tanaman endemik dari berbagai daerah di Indonesia. "Saat ini juga sedang dikembangkan penanaman pohon endemik Nusantara, nanti juga dikembangkan menjadi pusat studi dan eko wisata," harapnya.

Kepala UPT Kebun Raya Banua, Agung Sriyono mengatakan Kebun Raya Banua telah mengelola beberapa zona koleksi tumbuhan.Tumbuhan itu diantaranya zona koleksi tumbuhan obat, zona koleksi tumbuhan kayu, zona koleksi tumbuhan atsiri, aromatik dan rempah, zona koleksi tumbuhan buah, zona koleksi tumbuhan dikotil, dan koleksi tumbuhan anggrek di pembibitan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA