Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Inggris akan Longgarkan Lockdown, Bisnis Bisa Dibuka Lagi

Selasa 06 Apr 2021 09:40 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Nur Aini

 Perdana Menteri Inggris Boris Johnson

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson

Foto: AP/Kirsty Wigglesworth
Pelonggaran lockdown Inggris akan dimulai pekan depan

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan bahwa mulai 12 April mendatang, negara itu akan melonggarkan aturan pembatasan lockdown (karantina wilayah) yang diberiakukan selama pandemi virus corona jenis baru (Covid-19) lebih lanjut. Ia menyebut bahwa sejumlah bisnis yang dianggap tidak penting akan dibuka kembali, demikian juga dengan kafe, pub, dan restoran luar ruangan. 

Di antara bisnis yang diizinkan untuk dibuka kembali adalah salon, pusat kebugaran, dan spa. Kebun binatang, taman hiburan, perpustakaan, dan pusat komunitas di Inggris juga dapat beroperasi mulai 12 April mendatang. 

Baca Juga

“Sebagai hasil dan peluncuran vaksin Covid-19 adalah mulai Senin (12/4) mendatang kami akan beralih ke langkah kedua dari ‘road map’,” ujar Johnson, dilansir China.org, Selasa (6/4). 

Meski demikian, Johnson mengingatkan agar orang-orang di Inggris segera melakukan vaksinasi Covid-19, meningat ancaman gelombang wabah masih melanda seluruh dunia. Pada 22 Februari, ia mengumumkan road map atau peta jalan Inggris untuk kembali ke keadaan normal dengan mencabut lockdown. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA