Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Kapolri Bersyukur Perayaan Puncah Paskah Lancar

Senin 05 Apr 2021 05:33 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Gita Amanda

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) tiba di GBI Bukit Sion Fatmawati, Jakarta, Ahad (4/4/2021). Kunjungan Kapolri itu untuk meninjau pengamanan ibadah perayaan Paskah.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) tiba di GBI Bukit Sion Fatmawati, Jakarta, Ahad (4/4/2021). Kunjungan Kapolri itu untuk meninjau pengamanan ibadah perayaan Paskah.

Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA
TNI-Polri akan selalu melaksanakan pengawalan dan pengamanan, untuk masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersyukur puncak perayaan Paskah di Indonesia berlangsung lancar dan aman. Menurutnya, TNI-Polri selalu melaksanakan pengawalan dan pengamanan sampai seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tuntas.
 
“Kita sudah mengikuti mulai dari rangkaian Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah dan hari ini Perayaan Puncak Paskah berlangsung lancar," ujar Sigit dalam keterangannya, Ahad (4/4).
 
Sigit juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah membantu dan menciptakan suasana kondusif pascabom Makassar dan teror di Mabes Polri. Ia berjanji, TNI-Polri akan selalu melaksanakan pengawalan dan pengamanan, untuk masyarakat tidak perlu khawatir dan takut.
 
Lanjut Sigit, seluruh Satgaswil terus melaksanakan pergerakan terhadap seluruh kegiatan kelompok yang dicurigai. Sampai hari ini, pihaknya telah mengamankan sebanyak 60 terduga teroris yang ditangkap dari disejumlah daerah, seperti Makassar, Yogyakarta, Jawa Timur serta Bima.
 
“Sampai hari ini pengembangan terus dilakukan. Yang paling penting adalah bagaimana tim tetap bergerak dilapangan. Diharapkan dengan upaya dapat betul-betul menekan agar tidak terjadi lagi peristiwa ledakan,” ungkap mantan Kabareskrim Polri tersebut.
 
Sebelumnya sepasang suami istri dengan inisial L dan YSF yang bermukim di Makassar diduga melakukan aksi bom bunuh diri pada Ahad (28/3) lalu. L memboncengkan YSF dan melakukan penyerangan bom bunuh diri ke Gereja Katedral Makassar pada Ahad pagi. Saat itu, misa di Gereja telah selesai.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA