Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Turki Ingatkan China Kirim 50 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Sabtu 27 Mar 2021 07:05 WIB

Red: Nidia Zuraya

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Foto: Turkish Presidency via AP
Program vaksinasi secara nasional di Turki sudah dijalankan sejak 14 Januari.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki Tayyip Erdogan pada Jumat (26/3) mengatakan dia sudah mengingatkan menteri luar negeri China bahwa Turki mengharapkan kiriman 50 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac Biotech. Jumlah dosis yang harus dikirim ini sesuai kesepakatan antara kedua negara. 

Erdogan kepada para wartawan mengatakan ia telah memberi tahu Menteri Luar Negeri China Wang Yi bahwa Turki belum menerima 50 juta dosis pada akhir Februari --seperti yang dijanjikan melalui kesepakatan bilateral. Karena itu, ujar Erdogan, ia berharap dosis-dosis tersebut segera dikirimkan ke negaranya.

Baca Juga

Erdogan mengutip Wang, yang mengatakan kepadanya bahwa sang menlu akan membicarakan masalah tersebut dengan presiden China. Program vaksinasi secara nasional di Turki sudah dijalankan sejak 14 Januari.

Negara itu sejauh ini telah menyuntikkan 14,6 juta dosis dan sebanyak 8,2 juta orang telah menerima dosis pertama.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA