Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Menhub Jelaskan Pembangunan Terintegrasi di Ambon ke Jokowi

Kamis 25 Mar 2021 10:18 WIB

Red: Muhammad Hafil

Presiden Jokowi (kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (tengah), dan Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) saat meninjau pembangunan pelabuhan terintegrasi di Ambon.

Presiden Jokowi (kiri), Menteri BUMN Erick Thohir (tengah), dan Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) saat meninjau pembangunan pelabuhan terintegrasi di Ambon.

Foto: Dok Kemenhub
Pembangunan pelabuhan terintegrasi di Ambon dijelaskan Menhub ke Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Pelabuhan Yos Sudarso di Ambon, Maluku, Kamis (25/5). Dalam kesempatan tersebut, Menhub menjelaskan kepada Presiden terkait rencana pembangunan pelabuhan baru Ambon yang terintegrasi dengan pusat kegiatan perikanan, dalam rangka mendukung Provinsi Maluku menjadi Lumbung Ikan Nasional.

Pembangunan pelabuhan baru di Ambon sangat diperlukan mengingat lokasi Pelabuhan Ambon berada di daerah pusat perdagangan, pemukiman dan fasilitas umum perkotaan lainnya, sehingga sulit dikembangkan karena area lahan yang terbatas.

Baca Juga

Selain itu, sejumlah kondisi lainnya yang menjadi potensi permasalahan yaitu : Pelabuhan cargo dan petikemas eksisting akan mencapai kapasitas maksimum dalam 10-15 tahun, Teluk Ambon sebagai akses pelayaran keluar dan menuju pelabuhan sangat padat, serta Pelabuhan perikanan yang telah mencapai kapasitas maksimum. 

“Dengan adanya kondisi tersebut, maka diperlukan pembangunan Pelabuhan Ambon Terpadu sebagai pusat pertumbuhan industri pengolahan ikan dan konsolidasi kargo dari wilayah Indonesia Timur,” kata Menhub dalam siaran persnya.

Menhub mengungkapkan, Kemenhub berkomitmen mendukung ekspor perikanan dengan mendorong konektivitas antara Indonesia dan Australia khususnya konektivitas langsung dari Maluku ke Australia.

"Pak Presiden ingin agar hasil produksi ikan yang dikirim/ekspor sudah berupa produk olahan seperti ikan asap, sashimi, ikan kaleng,dll. Disini daerah penghasil ikan yang tinggi/potensial, tinggal secara tata niaga dan pengembangan teknologi informasi diperbaiki agar masyarakat sekitar yang mendapat manfaatnya," tutur Menhub.

Menhub mengungkapkan, pembangunan infrastruktur dasar dari pelabuhan baru ini akan dibangun menggunakan APBN. Selanjutnya, untuk pembangunan infrastruktur tambahannya akan dilakukan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). 

Konsep pembangunan pelabuhan baru mengusung konsep pelabuhan yang terintegrasi yang memiliki : terminal peti kemas internasional dan domestik, terminal roro, pelabuhan perikanan (TPI dan tempat pengolahan ikan), kawasan industri logistik, terminal LNG dan power plant, dengan panjang total dermaga 1000 m (ultimate).

Pada kunjungannya ke Pelabuhan Ambon, Presiden sempat berdialog dan mendengarkan aspirasi dari para pengusaha ikan di Ambon. Turut mendampingi kunjungan Presiden, Menteri BUMN Erick Thohir dan Gubernur Maluku Murad Ismail. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA