Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Thursday, 16 Safar 1443 / 23 September 2021

Bos Chelsea Perkarakan Penerbit Buku Putin's People

Selasa 23 Mar 2021 09:12 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Roman Abramovich

Roman Abramovich

Foto: EPA-EFE/ANTHONY ANEX
Roman Abramovich menyatakan informasi soal Chelsea dan dia di buku itu menyesatkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemilik Chelsea Roman Abramovich telah mengajukan proses hukum terhadap yang disebutnya pernyataan palsu atau menyesatkan dalam buku Putin People. Isi buku tersebut dia yakini merusak reputasinya dan Chelsea.

Pemilik klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu telah mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap penerbit HarperCollins dan penulisnya Catherine Belton. Buku karangan Belton, berjudul Putin's People, memuat klaim dari Sergei Pugachev bahwa Abramovich membeli Chelsea pada 2003 atas perintah pribadi presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca Juga

Abramovich menyangkal klaim itu dan pengacaranya mengatakan tuduhan bahwa dia telah bertindak korup adalah salah dan sama sekali tidak dapat diterima.

"Hari ini perwakilan hukum saya telah mengeluarkan proses hukum di Inggris terkait buku yang diterbitkan di Inggris. Buku tersebut berisi sejumlah pernyataan palsu dan mencemarkan nama baik saya, termasuk tentang pembelian saya, aktivitas di klub sepak bola Chelsea," kata pernyataan Abramovich, dikutip dari Sky Sports.

Abramovich mengatakan, ia tak pernah berambisi menjadi sorotan publik dengan membeli Chelsea. Itu sebabnya ia selalu enggan memberikan komentar tentang masalah apa pun.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA