Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Kasus Covid-19 di Negara Arab Terus Meningkat

Selasa 23 Mar 2021 08:37 WIB

Red: Nur Aini

Yordania, Lebanon, dan Tunisia melaporkan kasus baru Covid-19 dan kematian pada Ahad (21/3) di tengah upaya pemerintah untuk membendung virus tersebut.

Yordania, Lebanon, dan Tunisia melaporkan kasus baru Covid-19 dan kematian pada Ahad (21/3) di tengah upaya pemerintah untuk membendung virus tersebut.

Yordania, Lebanon dan Tunisia mencatat sejumlah kasus dan kematian baru Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Yordania, Lebanon, dan Tunisia melaporkan kasus baru Covid-19 dan kematian pada Ahad (21/3) di tengah upaya pemerintah untuk membendung virus tersebut.

Kementerian Kesehatan Yordania mengumumkan 8.789 kasus baru, sehingga total kasus di negara itu mencapai 535.455. Sejauh ini, sebanyak 434.167 orang telah pulih dari penyakit tersebut, sementara kematian bertambah 88 orang menjadi 5.876.

Baca Juga

Di Lebanon, 42 orang meninggal akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah kematian menjadi 5.757 orang. Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat 968 kasus positif baru, dengan infeksi meningkat menjadi 439.543, sementara jumlah pemulihan mencapai 343.078.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Tunisia mencatat 20 kematian serta 301 kasus baru dan 555 pasien sembuh dalam 24 jam terakhir. Total infeksi naik menjadi 245.706, sementara kematian mencapai 8.546 dan pemulihan menembus angka 212.304.

Sejak pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, pada Desember 2019, pandemi telah merenggut lebih dari 2,71 juta nyawa di 192 negara dan wilayah. Menurut Universitas Johns Hopkins Amerika Serikat, lebih dari 123 juta kasus telah dilaporkan di seluruh dunia, dengan jumlah pasien pulih mencapai lebih dari 69,7 juta orang.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/kasus-covid-19-di-negara-arab-terus-meningkat/2183805
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA