Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Apakah Pesan yang Dikirim Manusia Sudah Diterima Alien?

Senin 22 Mar 2021 01:15 WIB

Rep: Rahma Sulistya / Red: Nashih Nashrullah

Manusia berupaya melakukan kontak dengan alien di luar angkasa. Ilustrasi luar angkasa

Manusia berupaya melakukan kontak dengan alien di luar angkasa. Ilustrasi luar angkasa

Foto: abc
Manusia berupaya melakukan kontak dengan alien di luar angkasa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pada awal abad ke-19, astronom Austria Joseph Johann Von Littrow mengusulkan agar manusia menggali parit, yang dikonfigurasi dalam pola geometris yang luas di Gurun Sahara, mengisinya dengan minyak tanah, dan menyalakannya. Idenya adalah untuk mengirimkan pesan ‘Kami Di Sini’ kepada peradaban asing yang tinggal di tempat lain di tata surya. 

Von Littrow tidak pernah melihat idenya membuahkan hasil. Tetap saja, lama setelah dia mengajukan rencananya yang ambisius itu, ternyata banyak orang yang belum berhenti berupaya untuk menghubungi kehidupan luar bumi. Jadi, apakah sudah ada pesan manusia yang sampai ke alien? 

Baca Juga

Radio mengaktualisasikan pencarian, untuk menyatakan keberadaan Bumi. Pada 1962, ilmuwan Soviet mengarahkan pemancar radio ke Venus dan memberi hormat kepada planet tersebut dalam sebuah kode. 

Pengenalan ini, merupakan yang pertama, mencakup tiga kata ‘Mir (bahasa Rusia yang berarti perdamaian atau dunia), Lenin dan SSSR (akronim alfabet Latin untuk nama Sirilik Uni Soviet). 

Menurut artikel 2018 yang diterbitkan di International Journal of Astrobiology, pesan itu dianggap sebagian besar orang sebagai simbolis. Lebih dari itu, ada juga uji coba untuk radar pendeteksi planet baru, teknologi yang mengirimkan gelombang radio ke luar angkasa, dengan tujuan utama mengamati dan memetakan objek di tata surya. 

Dalam hal jarak, pada 1974, tim ilmuwan, termasuk astronom Frank Drake dan Carl Sagan, mengirimkan pesan radio dari Observatorium Arecibo di Puerto Rico menuju Messier 13, sekelompok bintang yang berjarak sekitar 25 ribu tahun cahaya. Gambar, yang dikirim dalam kode biner, menggambarkan sosok tongkat manusia, struktur DNA heliks ganda, model atom karbon, dan diagram teleskop. 

"Pesan Arecibo mencoba memberikan gambaran tentang siapa kita, yakni sebagai manusia dalam bahasa matematika dan sains," kata salah seorang psikolog dan presiden dari Messaging Extraterrestrial Intelligence (METI) International, Douglas Vakoch. 

Pesan Arecibo, secara harfiah, adalah bidikan dalam kegelapan. Diperlukan sekitar 25 ribu tahun cahaya untuk mencapai Messier 13 (titik gugus bintang akan bergerak, menurut Departemen Astronomi Universitas Cornell). Mungkin alien masih bisa mendeteksi sinyal yang lewat (alien memiliki intensitas sinyal radio 10 juta kali lipat dari matahari dalam tata surya kita).  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA