Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Presiden AS Sebut Putin Pembunuh tanpa Jiwa

Kamis 18 Mar 2021 14:47 WIB

Red: Nur Aini

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "pembunuh" dalam wawancara yang direkam sebelumnya, dia mengatakan Presiden Rusia itu akan membayar harga karena telah campur tangan dalam urusan AS.

Biden: Presiden Rusia Vladimir Putin akan membayar harga untuk dugaan campur tangan

 

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "pembunuh" dalam wawancara yang direkam sebelumnya, dia mengatakan Presiden Rusia itu akan membayar harga karena telah campur tangan dalam urusan AS.

Baca Juga

Komentar Biden yang disiarkan pada Rabu muncul setelah laporan intelijen AS yang memperkuat tuduhan lama bahwa Putin berada di balik intervensi Moskow pada pemilu AS 2020, sebuah tuduhan yang telah ditolak oleh Rusia.

Menjawab pertanyaan “Apakah dia yakin Putin adalah "pembunuh" yang diajukan oleh George Stephanopoulos, wartawan dari ABC News, Biden pun menjawab, "Saya yakin."

"Harga yang akan dia bayar, Kalian akan lihat sebentar lagi," sebut Presiden AS, merujuk pada dugaan campur tangan Rusia pada pemilu AS.

Biden juga mengatakan bahwa ketika dia memberitahu Putin bahwa dia yakin pemimpin Rusia itu tidak memiliki jiwa, Putin pun menjawab, "Kami saling memahami."

Penilaian tersebut menandai putusnya hubungan hangat mantan Presiden Donald Trump dengan Putin. Setelah pertemuan puncak tahun 2011 dengan Putin, Presiden George W. Bush saat itu mengatakan, "Saya menatap mata pria itu. Saya menganggapnya sangat lugas dan dapat dipercaya - saya bisa merasakan jiwanya."

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/presiden-as-sebut-putin-pembunuh-tanpa-jiwa/2179743
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA