Selasa 16 Mar 2021 18:18 WIB

Penyelenggara Olimpiade Tokyo Perketat Pawai Obor

Kirab obor 121 hari akan dimulai pada 25 Maret dari pusat pelatihan J-Village.

 Papan iklan Olimpiade Tokyo digantung di luar gedung Kantor Pemerintah Metropolitan Tokyo di Tokyo, Jepang, 27 Januari 2021. Komite Olimpiade Internasional akan mengadakan pertemuan Dewan Eksekutif mengenai Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan ulang untuk dibuka pada 23 Juli 2021.
Foto: EPA-EFE/FRANCK ROBICHON
Papan iklan Olimpiade Tokyo digantung di luar gedung Kantor Pemerintah Metropolitan Tokyo di Tokyo, Jepang, 27 Januari 2021. Komite Olimpiade Internasional akan mengadakan pertemuan Dewan Eksekutif mengenai Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan ulang untuk dibuka pada 23 Juli 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyelenggara Olimpiade Tokyo mengumumkan tindakan pencegahan covid-19 memperketat pelaksanaan. Kirab obor 121 hari akan dimulai pada 25 Maret dari pusat pelatihan J-Village di Fukushima, menjadi tanda dimulainya persiapan menuju pembukaan Olimpiade empat bulan mendatang.

Panitia pengurangan jumlah peserta dan penyederhanaan program. Para penonton pun diwajibkan mengenakan masker, menjaga jarak sosial satu sama lain dan tidak bersorak dengan suara keras, menurut penyelenggara, dikutip dari Reuters, Selasa (16/3).

Baca Juga

Acara pembukaan Grand Start dan bagian pertama kirab pada hari pertama tidak akan dibuka untuk umum karena penyelenggara mengurangi jumlah peserta dan menyederhanakan program untuk mencegah penyebaran virus corona. Anggota tim sepak bola nasional putri Jepang akan menggunakan Api Olimpiade untuk menyalakan obor.

Namun, pemain sepak bola putri Jepang Nahomi Kawasumi, memastikan dirinya tidak akan ambil bagian dalam estafet membawa obor Olimpiade Tokyo bulan ini setelah sebelumnya dia memutuskan mundur dari kegiatan tersebut pada tahun lalu karena mengkhawatirkan pandemi covid-19.

Sementara pemain lainnya dari skuad pemenang Piala Dunia Sepak Bola Putri Jepang 2011 akan tetap berpawai membawa obor Olimpiade secara estafet.Olimpiade akan diadakan mulai 23 Juli hingga 8 Agustus dan Paralimpiade mulai 24 Agustus hingga 5 September.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement