Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

Tuesday, 17 Zulhijjah 1442 / 27 July 2021

BPKH Bebas PPh, BCA Syariah: Likuiditas akan Meningkat

Ahad 14 Mar 2021 01:39 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Friska Yolandha

 BCA Syariah

BCA Syariah

Foto: Republika/Prayogi
Stimulus pengecualian PPh untuk BPKH adalah salah satu bagian dari UU Cipta Kerja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BCA Syariah menyambut baik aturan pengecualian pajak untuk produk investasi dan penempatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang akan berdampak pada tabungan haji di perbankan. Direktur BCA Syariah, John Kosasih menyampaikan kebijakan ini akan berdampak bagus.

"Tentu saja likuiditas bank syariah akan meningkat, kegiatan ekonomi syariah sebagai dampak peningkatan likuiditas itu akan meningkat untuk diinvestasikan ke instrumen berbasis syariah," katanya pada Republika.co.id, Jumat (12/3).

Selain penempatan di instrumen syariah, ketentuan juga bisa meningkatkan kerja sama BPKH dengan bank syariah. Salah satunya dengan akad Mudharabah Muqayyadah.

Stimulus pengecualian pajak penghasilan pengelolaan dana haji untuk BPKH merupakan salah satu bagian dari UU Cipta Kerja. Ini akan berdampak positif bagi perekonomian dan keuangan syariah, calon jemaah dan kinerja BPKH.

Pengecualian PPh ini akan meningkatkan manfaat bagi calon jemaah haji, karena dana lebih besar sehingga meningkatkan kualitas dari penyelenggaraan ibadah haji. Kemungkinan juga akan berdampak positif membantu mengurangi beban APBN.

Dengan pengecualian pajak, BPKH mendapat tambahan dana nilai manfaat sekitar Rp 1,5 triliun. Ketentuan baru itu juga sudah diperinci melalui Pasal 45 ayat (2) Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 18/2021. Ketua BPKH, Anggito Abimanyu mengatakan kebijakan ini sangat positif dan akan membantu sektor keuangan syariah Indonesia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA