Kai Havertz Inspirator Kemenangan Chelsea Atas Everton

Red: Israr Itah

Gelandang serang Chelsea Kai Havertz diganjal kiper Everton Jordan Pickford di kotak penalti.
Gelandang serang Chelsea Kai Havertz diganjal kiper Everton Jordan Pickford di kotak penalti. | Foto: EPA-EFE/John Sibley

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chelsea memperpanjang catatan mengesankan di bawah pelatih baru Thomas Tuchel dengan mengamankan kemenangan kandang 2-0 atas Everton dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Selasa (9/3) dini hari WIB. Kai Havertz memainkan peran kunci dalam kedua gol tersebut saat kembali masuk dalam 11 pemain inti.

Pemain asal Jerman itu telah berjuang untuk menunjukkan bahwa ia pantas dihargai 71 juta pound oleh Chelsea. Dari tendangan Havertz yang meneruskan umpan silang Marcos Alonso itulah yang membuat bek Everton Ben Godfrey membobol gawangnya sendiri pada menit ke-31.

Pada menit ke-64, Havertz mendapatkan umpan panjang dari Mateo Kovacic dan dijatuhkan oleh kiper Everton Jordan Pickford. Jorginho yang dipercaya menjadi algojo sukses mencetak gol dari titik penalti setelah sukses mengecoh Pickford.

Baca Juga

Havertz sebenarnya sempat mencetak gol pada menit 53. Namun, pemeriksaan VAR menegaskan bahwa dia menggunakan lengannya untuk mengontrol bola sebelum berbalik dan menendang untuk membobol gawang Pickford.

Penjaga gawang Inggris melakukan serangkaian penyelamatan untuk mencegah Everton, yang telah memenangkan tiga pertandingan sebelumnya tanpa kebobolan, dari kekalahan telak.

Everton membuang peluang satu-satunya kesempatan nyata yang didapat Richarlison di kotak penalti tidak lama sebelum Chelsea unggul 2-0.

Kemenangan tersebut memperkuat cengkeraman Chelsea di posisi empat dalam klasemen Liga Premier Inggris, empat poin di atas Everton yang menempati posisi enam, dan selanjutnya akan melawan Leeds United.

Itu adalah kemenangan keenam dalam sembilan pertandingan liga bagi The Blues sejak Tuchel menggantikan Frank Lampard pada akhir Januari dan Chelsea imbang pada tiga pertandingan lainnya, hanya kebobolan dua gol.

Tuchel menjadi manajer pertama yang mengamankan clean sheet dari lima pertandingan kandang Liga Primer Inggris pertamanya.

Tuchel memuji Havertz yang sempat terkena Covid-19 pada November 2020 dan selanjutnya tenaga pemain asal Jerman itu hanya digunakan sebagai pemain pengganti sebelum mengalami cedera bulan lalu.

"Itu kepercayaan yang kami berikan padanya dan dia menggunakannya. Dia pemain yang memiliki semua kemampuan untuk menjadi sosok dominan dalam pelanggaran dan dia melangkah," kata Tuchel kepada BT Sport seperti dikutip Reuters.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Bekuk Leeds, West Ham Tempel Chelsea di Empat Besar

Danny Ings Absen Tiga Pekan Akibat Cedera Otot

Chelsea Menang Lagi, Tuchel Cetak Rekor

Chelsea Siap Negosiasi Kontrak Baru dengan Christensen

Manchester United Rusak Catatan Rekor Manchester City

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image
Light Dark