Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Ikadi: Dakwah Digital Tuntutan Zaman, Bukan Pilihan

Rabu 03 Mar 2021 18:31 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah

Ikadi: Dakwah Digital Tuntutan Zaman, Bukan Pilihan. KH. Obi Ala Rotbi memberikan ceramah secara livestreaming melalui daring di Kampung Cempa, Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Kegiatan tausiyah saat bulan suci Ramadhan kini dilakukan para pendakwah hanya melalui daring di rumahnya mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak mengumpulkan massa selama penanganan COVID-19 berlangsung.

Ikadi: Dakwah Digital Tuntutan Zaman, Bukan Pilihan. KH. Obi Ala Rotbi memberikan ceramah secara livestreaming melalui daring di Kampung Cempa, Lebak, Banten, Selasa (28/4/2020). Kegiatan tausiyah saat bulan suci Ramadhan kini dilakukan para pendakwah hanya melalui daring di rumahnya mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak mengumpulkan massa selama penanganan COVID-19 berlangsung.

Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Jaringan internet masih jadi kendala dakwah digital.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Ahmad Qusyairi Suhail menuturkan, dakwah digital memang menjadi keniscayaan saat ini. Dakwah digital bukan lagi pilihan melainkan tuntutan zaman yang harus dilakukan dai.

Qusyairi mengungkapkan, para dai harus beradaptasi di era digital sekarang ini, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan setiap orang menggelar kegiatan melalui daring. Menurutnya, digitalisasi dakwah sudah menjadi tuntutan yang tidak bisa dihindari dan bukan lagi pilihan.

"Dakwah digital adalah tuntutan zaman yang harus dikuasai sehingga dakwah semakin besar nilai kebaikan semakin menyebar. Jika tidak disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan informasi, maka akan mudah dikalahkan oleh kebatilan yang dikelola dengan baik di era digital ini," ujarnya kepada Republika.co.id, Rabu (3/3).

Baca Juga

Karena itu, Qusyairi mengingatkan betapa pentingnya ahli-ahli di bidang teknologi dalam dunia dakwah. Hal ini dalam rangka menyebarkan kebaikan, kebenaran, dan nilai-nilai universal untuk membangun peradaban umat manusia ini.

Qusyairi mengakui, ada beberapa hal yang menjadi kendala untuk memasifkan dakwah digital. Di antaranya adalah kendala jaringan internet yang belum merata ke daerah-daerah pelosok. Sebagian dai dari Ikadi berada di daerah-daerah pelosok untuk berdakwah.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA