Saturday, 12 Ramadhan 1442 / 24 April 2021

Saturday, 12 Ramadhan 1442 / 24 April 2021

Konsumsi Listrik China Turun, Harga Batu Bara Ikut Terimbas

Rabu 03 Mar 2021 12:51 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Nidia Zuraya

Truk membawa batubara di area pertambangan PT Adaro Indonesia di Tabalong, Kalimantan Selatan. ilustrasi

Truk membawa batubara di area pertambangan PT Adaro Indonesia di Tabalong, Kalimantan Selatan. ilustrasi

Foto: Antara/Prasetyo Utomo
Harga batu bara acuan (HBA) pada Maret ini turun menjadi 84,49 dolar AS per ton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga Batubara Acuan (HBA) tercatat mengalami penurunan sebesar 3,3 dolar AS per ton pada perdagangan bulan Maret 2021 menjadi 84,49 dolar AS per ton. Keputusan ini mempertimbangkan lesunya konsumsi listrik di China sehingga berdampak pada minimnya permintaan batubara ke negara tersebut.

"Setelah berakhirnya perayaan tahun baru imlek dan menjelang berakhirnya musim dingin, konsumsi listrik di pusat - pusat bisnis Tiongkok mulai lesu," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, Rabu (3/3).

Agung menambahkan penurunan konsumi listrik dibarengi dengan kebijakan untuk meningkatkan produksi batubara domestik di negara - negara tujuan ekspor. "Baik Pemerintah Tiongkok dan India mendorong peningkatan produksi batubara dalam negeri untuk mengimbangi kebijakan relaksasi impor batubara kedua negara tersebut," sambungnya.

Baca Juga

Penurunan HBA ini merupakan kali pertama dalam lima bulan terakhir setelah mengalami kenaikan cukup signifikan akibat tekanan kuat akibat pandemi Covid-19, yaitu Oktober 2020 (51 dolar AS per ton), November 2020 (55,71 dolar AS per ton), Desember 2020 (59,65 dolar AS per ton), Januari (75,84 dolar AS per ton), dan Februari (97,79 dolar AS per ton). "Setelah hampir setengah tahun mengalami reli, HBA terjadi koreksi," tandas Agung.

Di samping faktor demand and supply, perhitungan nilai HBA sendiri diperoleh dari rata-rata empat indeks harga batubara dunia, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya.

Sebagai informasi, nilai HBA bulan Maret ini akan dipergunakan pada penentuan harga batubara pada titik serah penjualan secara Free on Board (FOB) di atas kapal pengangkut (FOB Vessel).

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA