Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Dubai Batalkan Izin Tenda Takjil Ramadhan

Rabu 03 Mar 2021 07:57 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Muhammad Hafil

Dubai Batalkan Izin Tenda Takjil Ramadhan. Foto: Pasar Malam Ramadhan di Dubai

Dubai Batalkan Izin Tenda Takjil Ramadhan. Foto: Pasar Malam Ramadhan di Dubai

Foto: godubai
Izin tenda takjil Ramadhan dibatalkan Dubai.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Tenda-tenda takjil di bulan Ramadhan biasanya banyak dibuka di berbagai tempat untuk memberikan sajian menu berbuka puasa. Namun berbeda tahun ini, otoritas Dubai melarang tenda-tenda tersebut dibuka pada Ramadhan untuk mengekang penyebaran Covid-19.

"Semua izin tenda Ramadhan di Dubai telah dibatalkan sebagai bagian dari upaya Uni Emirat Arab untuk mengekang meningkatnya jumlah infeksi virus corona," kata Kantor Media Dubai mengumumkan dilansir dari Alarabiya, Rabu (3/3).

"Tenda di luar masjid, rumah, atau tempat umum lainnya akan dilarang selama bulan suci," kata Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal (IACAD) di Dubai.

Menurut Direktur Eksekutif Charitable Works di IACAD, Ahmed Darwish, meskipun tenda-tenda dilarang menyajikan makanan buka puasa namun pendistribusian makanan amal masih bisa dilakukan. Dengan syarat, mereka harus bekerja sama dengan badan amal dan lembaga yang disetujui dan dilisensikan oleh IACAD, untuk memastikan distribusi tersebut sesuai dengan protokol COVID-19 terbaru.

"Pendistribusian makanan amal akan dilarang, kecuali bekerja sama dengan badan amal dan lembaga yang disetujui dan dilisensikan oleh IACAD,," tegas Ahmed Darwish.

"Kepatuhan terhadap tindakan pencegahan merupakan tanggung jawab bersama untuk melindungi kesehatan masyarakat, '' tambah Darwish.

IACAD mengatakan akan terus menjangkau mereka yang membutuhkan melalui inisiatif Meals of Hope digital selama Ramadan.

Keputusan untuk membatalkan semua izin untuk tenda, majelis dan pertemuan buka puasa Ramadhan diambil sebagai bagian dari rencana negara untuk memerangi pandemi virus corona.

Tahun ini, awal Ramadhan diperkirakan akan dimulai pada 12 April, sambil menunggu penampakan bulan. Ramadhan adalah periode sebulan penuh ketika umat Islam diwajibkan berpuasa dari matahari terbit hingga matahari terbenam dan biasanya dirayakan bersama keluarga dan teman.

Pekan lalu, otoritas Dubai mengumumkan akan memperpanjang tindakan pencegahan virus corona hingga awal Ramadhan. Kapasitas maksimum yang diperbolehkan di tempat-tempat dalam ruangan, termasuk bioskop, tempat hiburan dan olahraga, hanya 50 persen.

Pusat perbelanjaan, hotel, kolam renang dan pantai pribadi di hotel diizinkan untuk hanya beroperasi dengan kapasitas 70 persen. Restoran dan kafe di seluruh kota harus tutup pukul 1 pagi.
 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA