Saturday, 12 Ramadhan 1442 / 24 April 2021

Saturday, 12 Ramadhan 1442 / 24 April 2021

In Picture: Hadapi Pendemo, Polisi Myanmar Gunakan Kekerasan

Selasa 02 Mar 2021 20:07 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Mohamad Amin Madani

Foto: EPA-EFE/LYNN BO BO
.

REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Saksi mata mengatakan polisi Myanmar kembali melepaskan tembakan untuk membubarkan pengunjuk rasa. Sementara, menteri-menteri luar negeri Asia Tenggara (ASEAN) sedang menggelar pertemuan dengan pemerintah militer untuk mencegah kekerasan dan mencari jalan mengakhiri krisis.

Belum ada laporan korban luka atau jiwa di Yangon. Tapi aktivis demokrasi dan wartawan melaporkan beberapa orang terluka terluka saat polisi melepaskan tembakan peluru tajam untuk membubarkan pengunjuk rasa di Kota Kale.

Kudeta 1 Februari lalu menutup masa transisi Myanmar menuju demokrasi setelah hampir 50 tahun dikuasai militer. Pengambil alihan kekuasaan secara paksa itu dikecam Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya. Negara-negara ASEAN juga kian khawatir dengan perkembangan situasi di Myanmar.

 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA