Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Erick Thohir Gandeng KPK untuk Berantas Korupsi di BUMN

Selasa 02 Mar 2021 20:05 WIB

Rep: Havid Al Vizki/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (kanan) bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai penandatanganan kerjasama antara BUMN bersama KPK di gedung Juang KPK, Jakarta, Selasa (2/3).

Foto: Republika/Thoudy Badai
EMBED
Erick Thohir mencatat kasus korupsi di Kementerian BUMN cukup banyak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat kasus korupsi di kementerian yang dipimpinnya cukup banyak. Untuk itu, ia menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas korupsi di lingkungan BUMN.

Erick mengatakan ada 159 kasus korupsi yang terjadi di BUMN dan yang ditetapkan menjadi tersangka sebanyak 53 orang.

Ia mengaku Kementerian BUMN sudah seharusnya introspeksi diri. Ia menilai dengan memperbaiki sistem bisa mengurangi kasus korupsi di BUMN.

 

 

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

 
 

BERITA LAINNYA