Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Industri Kosmetik Tumbuh Signifikan Walau Pandemi Covid 19

Jumat 26 Feb 2021 22:15 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto

Owner Beautiess Skincare, Rizki Ananda Musa

Owner Beautiess Skincare, Rizki Ananda Musa

Foto: Istimewa
Indonesia diperhitungkan sebagai salah satu pasar skin care terbesar di dunia. 

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Trend industri kosmetik di Tanah Air pada 2021 ini, mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan walaupun di tengah pandemi covid 19. Tingginya permintaan konsumen hingga mencapai 70 persen, membuat Indonesia diperhitungkan sebagai salah satu pasar skin care terbesar di dunia. 

Berdasarkan hal tersebut, salah satu brand Tanah Air Beuatiess SkinCare hadir di tengah persaingan industri skincare yang cukup ketat. Menurut Owner Beautiess Skincare, Rizki Ananda Musa, perkembangan industri skincare di Tanah Air cukup baik.

Oleh karena itu, Beautiess Skincare hadir untuk memenuhi pasar kosmetik di Tanah Air. "Kami juga satu-satunya produk skincare yang memiliki langsung pabrik pembuatan kosmetik " ujar Rizki pada saat soft launching kantor Beautiess Skincare pada hari Jumat (26/2) di Bandung.

Menurut Manager Beautiess Arda, pihaknya selalu menjaga kualitas akan produk yg ditawarkan. "Disamping produk yang berkualitas, kami pun mempunyai saluran penjualan diantaranya menjadi agen, distributor dan reseller," katanya.

Beautiess pun konsisten membantu para partner apabila mengalami kesulitan dalam penjualan. "Kita ini one stop solution, apapun kebutuhan dari partner maupun konsumen akan kita layani semaksimal mungkin serta diajarkan bagaimana penjualan melalu online dan mempunyai tempat yang nyaman untuk berkumpul dan sharing," paparnya.

Beautiess skincare pun, kata Arda, bisa menjadi sumber pendapatan bagi para ibu rumah tangga atau yang ingin terjun berjualan produk skincare. Mengutip Euromonitor, pasar kecantikan dan perawatan diri di Indonesia diperkirakan mencapai US$ 6.03 miliar pada 2019. Angka tersebut akan tumbuh menjadi USS 8,46 miliar pada 2022. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA