Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Airbus Setuju Pembatalan Pengiriman Pesawat Norwegia Air

Jumat 26 Feb 2021 03:00 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Nidia Zuraya

(Foto: pesawat Norwegian Air)

(Foto: pesawat Norwegian Air)

Foto: Wikimedia
Tahun lalu, Norwegian Air memenangkan perlindungan dari kebangkrutan.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBLIN -- Norwegian Air dan perusahaan pesawat Airbus telah menyetujui persyaratan untuk menolak kontrak untuk pesawat baru. Hal tersebut disampaikan pengacara yang mewakili kedua perusahaan kepada Pengadilan Tinggi Irlandia.

Tahun lalu, Norwegian Air memenangkan perlindungan dari kebangkrutan di Norwegia dan Irlandia. Di mana sebagian besar asetnya terdaftar dan bertujuan untuk hadir dengan lebih sedikit pesawat dan sedikit utang, di luar pandemi Covid-19.

Berdasarkan kesepakatan multitahun yang ditandatangani pada tahun 2012 dan direvisi beberapa kali, Airbus akan mengirimkan 100 jet ke Norwegia. Menurut pengajuan keuangan pembuat pesawat, perusahaan tersebut masih memiliki 88 pesawat yang sedang dipesan.

Baca Juga

"Kami telah menyetujui, hakim, dalam waktu yang singkat, persyaratan perintah persetujuan," ujar pengacara Norwegian Air, Brian Kennedy.

Di antara persyaratan itu, Airbus akan menyimpan pembayaran di muka. Telah diterimanya dan masih berutang 600 ribu poundsterling kepada Norwegian Air.

Kesepakatan itu terdiri dari Norwegian Air dan anak perusahaannya yang memiliki aset, Arctic Aviation, kata Kennedy. Meskipun dia tidak merinci jumlah pesawat yang terlibat.

Seorang pengacara yang mewakili Airbus mengkonfirmasi ke pengadilan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan.

 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA