Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Bagaimana Pembagian Warisan untuk Janin dalam Kandungan?

Kamis 25 Feb 2021 05:20 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Ani Nursalikah

Bagaimana Pembagian Warisan untuk Janin dalam Kandungan?

Bagaimana Pembagian Warisan untuk Janin dalam Kandungan?

Foto: Pixabay
Pembagian warisan dalam Islam harus mengacu pada ketentuan syariat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembagian warisan dalam Islam harus mengacu pada ketentuan syariat. Lantas apakah warisan hanya dibagikan kepada keturunan yang sudah besar saja? Bagaimana dengan janin yang masih di dalam kandungan?

Muhammad Bagir dalam buku Muamalah Menurut Alquran, Sunnah, dan Para Ulama menjelaskan, anak dalam kandungan dianggap sama dalam pewarisan sebagaimana ahli waris atau pewaris penuh. Yakni adakalanya mewarisi dari orang lain dan adakalanya mewariskan kepada orang lain apabila ia telah lahir dalam keadaan hidup.

Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Apabila seorang anak lahir dan terdengar tangisnya, maka dia berhak mewarisi,”. Namun demikian dijelaskan apabila dia lahir dalam keadaan mati, maka dia tidak termasuk sebagai ahli waris.

Baca Juga

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA