Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Masjid di Prancis Dirusak dengan Coretan Islamofobia

Rabu 24 Feb 2021 14:45 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Masjid di Prancis Dirusak dengan Coretan Islamofobia.

Masjid di Prancis Dirusak dengan Coretan Islamofobia.

Foto: Foto : MgRol_94
Kantor Kejaksaan Strasbourg menyebut seorang pria 21 tahun telah ditahan polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, STRASBOURG -- Organisasi Muslim Prancis mengecam keras tindakan vandalisme di masjid yang sedang dibangun di Strasbourg, Prancis. Terlebih coretan-coretan itu bertuliskan kata-kata Islamofobia.

Kata-kata, "Tidak untuk Islam, kembali ke desa Anda" disemprotkan di pagar situs Masjid Sultan Eyyub, yang setelah selesai akan menjadi tempat ibadah Muslim terbesar di Eropa. Dalam sebuah pernyataan video, Konfederasi Islam Milli Gorus (CIMG), kelompok yang mengawasi pembangunan masjid, menyatakan kekecewaannya atas pesan Islamofobia dan rasis tersebut. 

"Tidak ada kerusakan material tetapi simbolismenya kuat," kata sebuah tweet dari situs resmi masjid.

Baca Juga

“Namun, insiden ini mencerminkan iklim merusak yang dialami Prancis saat ini.  Memang, meremehkan ucapan yang menargetkan Muslim dalam wacana media merendahkan musuh yang hidup bersama,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA