Selasa 23 Feb 2021 05:17 WIB

Umat Manusia Mendambakan Vaksin Nusantara

Menunggu vaksin Nusantara.

Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.
Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Jaya Suprana, Filsuf, Budayawan, Penggagas Rekor MURI, Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan.  

Sementara kantor berita Partai Komunis China, Xin Hua, memberitakan keberhasilan pemerintah Republik Rakyat China membongkar jaringan mafia pemalsu vaksin di China, berbagai media Indonesia menebar berita bahagia bahwa tim medis di bawah pimpinan mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Dr Terawan Agus Putranto telah berjaya sukses melewati tahap pertama uji khasiat vaksin Nusantara.

REVOLUSI

Vaksin Nusantara merupakan revolusi terhadap vaksin yang sementara ini lazim dikenal oleh masyarakat dunia masa kini. Sementara, vaksin pada lazimnya bersifat generalisasi dalam arti satu jenis vaksin berlaku untuk segenap insan manusia secara pukul-rata maka vaksin Nusantara bersifat personalisasi terpola secara personal dari insan ke insan yang pada hakikatnya saling beda metabolisme biologikal masing-masing.

Jika vaksin pada lazimnya bersifat sementara sehingga harus berulang kali disuntikkan ke manusia yang ingin meningkatkan daya tahan terhadap penyakit, vaksin Nusantara cukup sekali disuntikkan kepada manusia agar dirinya kebal terhadap angkara murka virus corona.

Jika vaksin pada lazimnya menjadi rebutan untuk dimonopoli para industriawan raksasa farmasi, insya Allah, vaksin Nusantara tidak dimonopoli oleh mafia-farmasi sehingga dapat diberikan kepada umat manusia oleh siapa saja yang mau dan mampu memberikan suntikan vaksin Nusantara kepada setiap insan manusia yang membutuhkan mau pun menginginkannya. Pendek kata, vaksin Nusantara merupakan revolusi dahsyat terhadap vaksin. 

KEMANUSIAAN

Yang paling membahagiakan serta membanggakan bagi bangsa, negara, dan rakyat Indonesia adalah kenyataan bahwa vaksin Nusantara merupakan mahakarsa dan mahakarya gagasan seorang putra terbaik Indonesia, yaitu Dr. Terawan Agus Putranto yang sedang diperjuangkan untuk menjadi kenyataan oleh tim medis Universitas Diponegoro dan RS Dr. Karyadi di Semarang yang berada di dalam wilayah Republik Indonesia.

Baca juga : Erick: Pemerintah Siapkan Vaksin Gratis Bagi 170 Juta Orang

Insya Allah, vaksin Nusantara akan membawa Indonesia menerima anugerah nobel untuk Kemanusiaan karena vaksin Nusantara memang memiliki makna kemanusiaan adiluhur bagi bukan saja seluruh rakyat Indonesia, melainkan juga seluruh umat manusia yang sedang dirundung rasa gelisah, cemas, panik, bahkan putus asa dalam menghadapi angkara murka virus corona yang masih mengganas menyakitkan bahkan membinasakan manusia di segenap pelosok planet bumi. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement