Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

10 Kecerdasan Ratu Balqis, Perempuan yang Diabadikan Alquran

Sabtu 20 Feb 2021 18:14 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Ratu Balqis adalah perempuan cerdas yang diabadikan Alquran. Ilustrasi Alquran

Ratu Balqis adalah perempuan cerdas yang diabadikan Alquran. Ilustrasi Alquran

Foto: republika
Ratu Balqis adalah perempuan cerdas yang diabadikan Alquran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Allah SWT menceritakan kisah Ratu Saba atau Ratu Balqis bernama Nabi Sulaiman dalam Alquran. Dalam kisah tersebut ada banyak hal yang menunjukkan kecerdasan dan kecerdikan wanita Ratu Balqis.

Kecerdasan Ratu Balqis pertama, adalah ketika dia membuat kebijakan terhadap orang-orang Yaman. Hal ini merupakan bukti bahwa dia bijaksana dan memiliki ketenangan. 

Kedua, Ratu Balqis tidak terprovokasi ketika diminta Sulaiman untuk menyerah. Wanita itu malah tenang dan justru mengagumi Nabi Sulaiman.

Baca Juga

Ketiga, setelah Ratu Balqis membaca surat dari Nabi Sulaiman, dia tidak meminta pejabat-pejabatnya untuk segera bertempur. Ia pun malah mendorong mereka untuk patuh dan tidak menyebut Sulaiman sebagai Musuh.

Keempat, langkah Ratu Balqis yang menyerah pada Sulaiman justru bukan suatu tindakan pengecut, takut, atau panik.

Kelima, Ratu Balqis memberi contoh tentang musyawarah. Dia tidak menunjukkan sikap yang otoriter misalnya dengan langsung memerangi tentara dari kerajaan Sulaiman.

Keenam, Ratu Balqis membenarkan bahwa dia enggan untuk melawan tentara Sulaiman saat itu. Hal ini dia putuskan ketika para pejabatnya menyerahkan persoalan tersebut kepada dirinya.

Ketujuh, nalar Ratu Balqis menunjukkan kesempurnaan atas kecerdasannya. Ia tahu persis jika melawan tentara Sulaiman maka akan kalah.

Kedelapan, bukti kemapanan mental Ratu Balqis adalah ketika dia orang-orang di lingkarannya tidak setuju atas keputusan dirinya karena enggan bertempur melawan Nabi Sulaiman. 

Penyerahan keputusan kepada Ratu Balqis inilah yang membuat dirinya lebih unggul dari para pejabat laki-laki saat itu yang menganggap memiliki kekuatan besar.

Kesembilan, Ratu Balqis juga meyakini Sulaiman bukan sekadar raja melainkan adalah seorang Nabi.

Kesepuluh, pada akhirnya Ratu Balqis datang menghadap ke Nabi Sulaiman setelah meyakini kenabian Nabi Sulaiman. Wanita itu juga mengakui bahwa ada ketidakadilan di negaranya karena menyembah makhluk yang merugikan.

Sumber: islamweb

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA