Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

Tuesday, 20 Rabiul Awwal 1443 / 26 October 2021

13 RW Jakarta Terendam Banjir 31-70 Sentimeter

Kamis 18 Feb 2021 16:01 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Indira Rezkisari

Petugas melihat kondisi rel kereta yang tergenang air di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (18/2). Sore ini sejumlah kawasan di Jakarta, tepatnya 13 RW, terendam banjir.

Petugas melihat kondisi rel kereta yang tergenang air di Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (18/2). Sore ini sejumlah kawasan di Jakarta, tepatnya 13 RW, terendam banjir.

Foto: istimewa
BMKG sudah mengingatkan Pulau Jawa siaga banjir akibat hujan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hujan deras kembali mengguyur Jakarta pada Kamis (18/2) siang. Berdasarkan data dari Peta Pantau Banjir Jakarta pukul 14.00 WIB diketahui sebanyak 13 RW di sejumlah wilayah Jakarta tergenang air setinggi 31-70 sentimeter.

Sebanyak tiga RW di Tegal Alur, Jakarta Selatan, yakni RW 02, 03, dan 05 tergenang air setinggi 31-70 sentimeter. Kemudian RW 03, Pegadungan, Jakarta Barat juga terdapat genangan air dengan ketinggian yang sama.

Selanjutnya, di RW 06 Cengkareng Barat, dan RW 03 Cengkareng Timur, Jakarta Barat ketinggian air 31-70 sentimeter. Sebanyak dua RW di Rawa Buaya, Jakarta Barat, yakni RW 02 dan 03 juga tergenang air setinggi 31-70 sentimeter.

Lalu, RW 04, Kembangan; dan RW 05, Kembangan Utara, Jakarta Barat terjadi genangan air setinggi 31-70 sentimeter. Ketinggian air yang sama juga terjadi di RW 06, Cipulir, Jakarta Selatan.

Kemudian, di RW 02, Semper Timur, Jakarta Utara; dan RW 15, Kapuk, Jakarta Barat ketinggian genangan air 31-70 sentimeter.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun sebelumnya mengimbau masyarakat di Ibu Kota untuk siaga dan mempersiapkan diri terhadap kemungkinan terjadinya banjir. Hal ini Ariza sampaikan menyusul pernyataan BMKG yang mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi banjir di Pulau Jawa.

Seluruh provinsi di Pulau Jawa, termasuk DKI Jakarta, berstatus siaga banjir akibat prediksi hujan lebat yang yang akan terjadi. Peringatan itu berlaku mulai Kamis (18/2) hingga Jumat (19/2).

"Memang beberapa hari akan agak ekstrem (cuaca). Masyarakat kami minta siap siaga, aparat siap siaga, kami juga sama-sama mempersiapkan," kata Ariza di Kantor BPBD DKI Jakarta, Kamis (18/2) pagi.

"Cuaca ini memang harus kita hadapi dengan bijak, tenang, sabar. Kita sinergi positif, kolaborasi, itulah tugas kita melakukan pencegahan," imbuhnya.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA