Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

Wapres Maruf Pagi Ini akan Divaksin Sinovac

Rabu 17 Feb 2021 08:23 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin.  Maruf Amin dijadwalkan akan melakukan vaksinasi pada Rabu (17/2) pagi ini di rumah dinas Wapres, Jakarta. Wapres akan menerima vaksin jenis yang sama dengan Presiden Joko Widodo, yakni vaksin CoronaVac produksi Sinovac.

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin. Maruf Amin dijadwalkan akan melakukan vaksinasi pada Rabu (17/2) pagi ini di rumah dinas Wapres, Jakarta. Wapres akan menerima vaksin jenis yang sama dengan Presiden Joko Widodo, yakni vaksin CoronaVac produksi Sinovac.

Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika
Jubir menyebut setelah rekomendasi BPOM, Wapres memenuhi syarat divaksin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin dijadwalkan akan melakukan vaksinasi pada Rabu (17/2) pagi ini di rumah dinas Wapres, Jakarta. Wapres akan menerima vaksin jenis yang sama dengan Presiden Joko Widodo, yakni vaksin CoronaVac produksi Sinovac.

"Ya benar, insyaallah jam 8.30 WIB di rumah dinas," ujar Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi melalui pesan singkatnya, Rabu (17/2) pagi.

Dalam siaran pers Sekretariat Wakil Presiden, pemberian vaksin kepada Wapres setelah diterbitkannya izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk kelompok lanjut usia di atas 60 tahun pada 5 Februari 2021.

"Keikutsertaan Wapres yang telah berusia 77 tahun dalam program vaksinasi ini diharapkan dapat memberikan contoh nyata uji klinis keamanan penggunaan vaksin kepada lansia bagi masyarakat luas," bunyi dalam siaran pers tersebut.

Sebelumnya, Juru Bicara Wapres Masduki mengatakan vaksinasi bagi Wakil Presiden Ma'ruf Amin masih menunggu kepastian tim dokter kepresidenan."Wapres itu siap kapan saja, tapi akan ditentukan dari tim kesehatan dan tim kedokteran Presiden (kepresidenan), kalau siap, kalau kapan dinyatakan siap oleh tim itu, Wapres akan siap. kalau (disarankan) nggak, ya nggak (vaksin)," kata Masduki saat dihubungi, Ahad (7/2).

Baca juga : IDI Minta Media Ingatkan Perokok Kelompok Rentan Covid-19

Masduki menjelaskan, meski secara usia, Wapres memenuhi kelompok umur yang disarankan untuk vaksinasi. Namun, ada beberapa catatan yang menjadi perhatian dalam melakukan vaksinasi, yakni kondisi kesehatan penerima vaksin.

"Wapres kan secara umur betul dia melewati, dia umur 77 tahun, tapi kan ada beberapa hal yang menjadi catatan ya, misalnya dia kan kayak saya juga kan ada ring jantung, ya gitulah. Itulah yang (akan dipastikan) tim dokter (Istana) lah yang akan menentukan itu oke apa nggak," kata Masduki.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA