Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

Sunday, 18 Rabiul Awwal 1443 / 24 October 2021

2.072 Pasien Covid di Jakarta Dinyatakan Sembuh

Rabu 17 Feb 2021 02:30 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Tenaga kesehatan beraktivitas di tempat isolasi Graha Wisata Ragunan di Jakarta, Jumat (29/1). Sebanyak 68 pasien covid-19 dari total 81 pasien yang melakukan isolasi di tempat tersebut telah dinyatakan sembuh.

Tenaga kesehatan beraktivitas di tempat isolasi Graha Wisata Ragunan di Jakarta, Jumat (29/1). Sebanyak 68 pasien covid-19 dari total 81 pasien yang melakukan isolasi di tempat tersebut telah dinyatakan sembuh.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Total pasien sembuh Covid di Jakarta saat ini sudah mencapai 297.695 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 2.072 pasien Covid-19 di Jakarta dinyatakan sembuh per Selasa (16/2). Menurut data harian Covid-19 DKI Jakarta total pasien sembuh saat ini sudah mencapai 297.695 orang.

Dilansir dari data laman corona.jakarta.go.id, pertambahan pasien sembuh 2.072 orang itu juga mempengaruhi jumlah kasus aktif yang masih dirawat atau diisolasi. Jumlahnya pada Selasa ini turun dari 16.869 menjadi 16.611 kasus aktif.

Sementara itu, kenaikan juga terjadi pada kasus positif.  Tambahan 1.861 kasus tercatat pada hari Selasa. Itu berdasarkan pemeriksaan usap (swab test PCR) sehari sebelumnya pada Senin (15/2).  Bila diakumulasikan, total kasus positif di Jakarta sejauh ini sudah 319.293 kasus.

Penambahan kasus positif harian sebanyak 1.861 kasus pada hari Selasa ini paling rendah selama sepekan. Terlebih jika dibandingkan pertambahan pada Ahad (7/2) pekan lalu, yakni sebanyak 4.213 kasus dan merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" Covid-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Selasa ini, tercatat di angka 21,2 persen (turun dari sebelumnya 22,0 persen).

Baca juga : 13 Negara Eropa yang Muslimnya Diprediksi Jadi Mayoritas

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Selasa ini, adalah sebesar 11 persen (naik dari sebelumnya 10,9 persen).

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA