Netanyahu Janjikan Menteri Muslim di Jajaran Kabinetnya

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Didi Purwadi

 Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu | Foto: AP/Yonatan Sindel/Pool Flash 90

REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, coba merayu hati orang-orang Arab Israel. Dalam janji kampanyenya, Netanyahu berjanji akan memasukkan muslim Arab-Israel dalam jajaran kabinetnya.

''Saya bangga bahwa Nail Zoabi, seorang pendidik terkenal yang telah memberikan waktu bertahun-tahun kepada masyarakat Arab bergabung dalam daftar partai Likud sayap kanan Netanyahu,” kata Netanyahu dalam sebuah video di Facebook.

Baca Juga

Netanyahu yakin jika menjabat sebagai menterinya, Zoabi yang seorang Muslim ini akan membawa kemajuan masyarakat Arab. Sebelumnya, beberapa orang Arab Druze pernah menjabat sebagai anggota parlemen Likud. 

Netanyahu menjanjikan Zoabi sebagai kandidat menteri Muslim pertamanya dalam daftar partai Likud jika partai Likud menang pada Maret nanti. 

Pengumuman Netanyahu bertepatan dengan proses gerakan Ram dari aliansi gabungan the Joint List. The Joint List adalah sebuah koalisi partai-partai Arab yang dalam pemilihan terakhir pada Maret 2020 telah mencapai skor tertinggi, yaitu 15 kursi di Knesset dan badan legislatif dengan 120 kursi Israel.

Dikutip Al Arabiya, Ahad (7/2), Netanyahu baru-baru ini meluncurkan kampanye untuk memenangkan hati orang-orang Arab Israel. Dia mengunjungi beberapa distrik mayoritas Arab dalam pembukaan pra-pemilihan ke komunitas yang telah lama menuduhnya melakukan rasisme.

Menurut survei Institut Demokrasi Israel (IDI), sebanyak 66 persen orang Arab-Israel melihat kampanye Netanyahu untuk merayu mereka sebagai tindakan yang tidak tulus. Secara hukum, orang Arab-Israel memiliki hak yang sama dengan warga negara Yahudi.

Namun, dalam praktiknya, mereka mengalami diskriminasi dalam pekerjaan, perumahan, kepolisian, dan hal penting lainnya. Mereka juga merujuk pada undang-undang 2018 yang mendefinisikan Israel sebagai 'negara bangsa orang Yahudi' dan memberi orang Yahudi hak 'unik' untuk menentukan nasib sendiri di sana. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Terkait


Jika Menang, Netanyahu Janji Kandidat Muslim sebagai Menteri

Netanyahu Cari Dukungan Raja Maroko Jelang Pemilu

Ribuan Warga Israel Berunjuk Rasa Tuntut Netanyahu Mundur

PM Israel Copot Gambar Trump di Akun Twitter

Israel Berencana Vaksinasi 2 Juta Penduduk di Akhir Januari

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image