Wednesday, 16 Jumadil Akhir 1443 / 19 January 2022

Wednesday, 16 Jumadil Akhir 1443 / 19 January 2022

Polri Benarkan Tangkap Penggagas Pasar Muamalah

Rabu 03 Feb 2021 11:27 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Ratna Puspita

Zaim Saidi

Zaim Saidi

Foto: Agung Supriyanto/Republika
Pasar Muamalah sudah berlangsung sejak 2009 dan digelar setiap dua pekan sekali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membenarkan, polisi telah menangkap penggagas Pasar Muamalah, Zaim Saidi. Namun, Rusdi tidak membeberkan dugaan tindak pidana yang membuat Zaim Saidi berurusan dengan pihak berwajib dan harus ditangkap. 

"Benar, ditangkap semalam," ujar Rusdi saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (3/2).

Baca Juga

Zaim Saidi merupakan penggagas Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat, yang sempat viral di media sosial. Dalam pasar tersebut, pembeli dan penjual bebas bertransaksi dengan alat tukar apa saja, terutama koin emas, perak, atau tembaga yang diproduksi oleh PT Antam. 

Dikabarkan, Pasar Muamalah itu sudah berlangsung sejak 2009 dan digelar setiap dua pekan sekali. Selain di Depok, Pasar Muamalah serupa juga terdapat di beberapa wilayah. 

Sebelumnya, Bank Indonesia menegaskan, alat pembayaran yang sah di Indonesia adalah rupiah. Setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran yang dilakukan di wilayah NKRI wajib menggunakan rupiah.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menyampaikan, beberapa hari terakhir, viral lagi video lama tentang penggunaan dinar dan dirham di Kota Depok, Jawa Barat. "Setelahnya muncul pembahasan di media sosial, maka kami mengklarifikasi posisi BI sesuai undang-undang dalam isu tersebut bahwa rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya, Kamis (28/1). 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA