Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Erick Thohir: MES Dorong Ekonomi Keumatan dan Kebangsaan

Ahad 31 Jan 2021 11:08 WIB

Red: Fuji Pratiwi

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir. MES akan berikhtiar untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir. MES akan berikhtiar untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan.

Foto: Ist
MES di bawah kepemimpinan Erick Thohir akan fokus pada sektor riil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir ditetapkan sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dalam Musyawarah Nasional MES yang berlangsung Sabtu (23/1). Kepengurusan MES di bawah kepemimpinan Erick akan fokus pada pengembangan sektor riil.

Erick mengatakan, MES juga akan berjuang dalam pengembangan ekonomi keumatan. "MES akan berikhtiar untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi keumatan, kerakyatan, dan kebangsaan," ujar Erick dalam keterangannya, Sabtu (30/1).

Setelah terpilih menjadi Ketua Umum Periode 1442-1445 H, Erick langsung bergerak cepat dengan melakukan konsultasi dengan tim formatur. Ia juga melakukan konsolidasi intensif dengan beberapa pihak untuk merumuskan struktur pengurus pusat MES yang akan berperan dalam merealisasikan program kerja dalam tiga tahun mendatang.

Baca Juga

Lewat koordinasi dan konsolidasi tersebut, MES merampungkan kepengurusan organisasi yang akan diisi oleh orang-orang dengan beragam latar belakang yang kompeten. Pengurus MES juga memiliki pengalaman, potensi, serta komitmen kuat dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. 

Beragam latar belakang pengurus diyakini akan membuat MES lebih inklusif dan gerak organisasi lebih lincah dan semakin kuat. Dalam penyusunan struktur, Erick dibantu oleh Iggi Achsien sebagai Sekretaris Jenderal.  

"Dengan struktur kepengurusan yang diisi para profesional dengan berbagai latar belakang yang beragam akan menjadikan gerak langkah MES lebih adaptif, luwes dan kuat," kata Erick.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA