Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Kemenag: Wakaf Uang Hanya untuk Investasi Syariah

Kamis 28 Jan 2021 22:44 WIB

Red: Ani Nursalikah

Kemenag: Wakaf Uang Hanya untuk Investasi Syariah. Ilustrasi Wakaf Uang

Kemenag: Wakaf Uang Hanya untuk Investasi Syariah. Ilustrasi Wakaf Uang

Foto: Republika/Thoudy Badai
Pembiayaan proyek pemerintah salah satu bentuk instrumen investasi wakaf uang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin menegaskan mekanisme pengumpulan dan pengelolaan wakaf uang diatur dalam Undang-undang dan Peraturan Pemerintah.

"Secara garis besar, pengelolaan wakaf uang hanya bisa dilakukan melalui investasi produk keuangan syariah," kata Kamaruddin kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/1).

Baca Juga

Ia mengatakan pengelolaan wakaf uang akan dipercayakan kepada nazir (pengelola wakaf) melalui Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) yang sudah mendapat izin dari Menteri Agama. Adapun pihak yang menjadi nazir merujuk pada Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) pemerintah yaitu Badan Wakaf Indonesia (BWI).

"Uang wakaf yang terhimpun kemudian akan diinvestasikan ke berbagai macam produk keuangan syariah yang resmi. Misalnya, deposito mudharabah, musyarakah, bahkan sukuk atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)," kata dia.

Menurut Kamaruddin, pembiayaan proyek pemerintah hanyalah salah satu bentuk instrumen investasi wakaf uang dan hal itu berbasis syariah dengan tetap memperhatikan kehendak pewakaf.

Baca juga : Temui Wapres, Erick Thohir Komitmen Bantu Gerakan Wakaf

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA