Ahad 24 Jan 2021 17:02 WIB

Besok, Pemkab Banyumas Mulai Lakukan Vaksinasi

Vaksin sedang diambil oleh petugas dari Semarang.

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Dwi Murdaningsih
Ilustrasi vaksin. Hasil survei penerimaan vaksin Covid-19 yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) yang didukung UNICEF dan WHO menunjukan bahwa mayoritas masyarakat siap divaksin Covid-19.
Foto: istimewa
Ilustrasi vaksin. Hasil survei penerimaan vaksin Covid-19 yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) yang didukung UNICEF dan WHO menunjukan bahwa mayoritas masyarakat siap divaksin Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Pemerintah Kabupaten Banyumas, mulai melakukan program vaksinasi Covid 19, Senin (24/1). Bupati Banyumas Achmad Husein, menyebutkan program vaksinasi akan diawali dengan penyuntikan vaksin pada 10 orang tokoh dan pejabat Forkopimda.

''Penyuntikan tokoh ini akan dilaksanakan di Setda Banyumas pukul 10.00,'' jelasnya, Ahad (24/1).

Baca Juga

Namun dia menyebutkan, dirinya sebagai Bupati Banyumas, tidak termasuk 10 tokoh yang akan mendapat penyuntikan vaksin pertama di Banyumas. Hal ini mengingat, dirinya sudah berusia di atas 60 tahun.

''Ketentuannya, penyuntikan vaksin tahap pertama belum untuk kelompok lansia. Jadi, saya tidak termasuk,'' katanya,

Dia menyebutkan, vaksin Covid 19 yang merupakan vaksin Sinovac tersebut, saat ini sedang diambil oleh petugas Dinkes Banyumas di Dinkes Provinsi Jateng di Semarang. Sedangkan jumlah vaksin yang diambil, sebanyak 19.200 dosis. ''Sekarang sedang dalam perjalanan menuju Banyumas,'' katanya.

Dia juga menyatakan,  jumlah vaksin yang diambil di Semarang tersebut, merupakan jumlah vaksin untuk dua tahap. ''Karena tahap pertama yang seharusnya dilaksanakan 14 Januari ditunda, maka vaksin yang diambil ini merupakan gabungan vaksin tahap I dan II,'' katanya.

Sedangkan peruntukannya, menurut Bupati, seperti yang telah direncanakan sebelumnya. ''Untuk penyuntikan vaksin tahap pertama, prioritasnya diberikan pada tenaga kesehatan. Setelah itu, baru kelompok ASN pelayanan masyarakat, dan diikuti dengan kelompok-kelompok masyarakat lainnya,'' jelasnya.

Dia memastikan, jumlah vaksin yang diambil ini akan mencukupi kebutuhan penyuntikan vaksin bagi seluruh tenaga kesehatan yang ada di Banyumas. Dari hasil pendataan yang dilakukan Dinas Kesehatan, jumlah keseluruhan tenaga kesehatan di Banyumas ada sebanyak 10.039 orang.

Jumlah itu, mencakup seluruh tenaga kesehatan yang bekerja baik layanan kesehatan milik pemerintah atau swasta. ''Semua tenaga kesehatan, baik yang kerja di layanan kesehatan pemerintah maupun swasta, mendapat prioritas penyuntikan vaksin,'' jelasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement