Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Arteta Minta Arsenal Jangan Ulangi Kesalahan Situasi Oezil

Sabtu 23 Jan 2021 08:42 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Ratna Puspita

Reaksi manajer Arsenal Mikel Arteta

Reaksi manajer Arsenal Mikel Arteta

Foto: EPA-EFE/Adam Davy
Arsenal harus menghindari kesalahan membayar pemain yang tidak diinginkan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Mikel Arteta mengatakan Arsenal harus menghindari kesalahan yang sama saat membayar pemain yang tidak diinginkan. Ia merujuk pada kejadian yang melibatkan Mesut Oezil.

Ia yakin anggota eksekutif baru bisa mencegah hal tersebut kembali terjadi. Oezil pindah ke Fenerbahce setelah Arsenal setuju untuk membayar sebagian besar gajinya enam bulan ke depan, dalam kontrak yang membuatnya sebagai pemain bergaji paling besar dalam sejarah klub.

Bek Sokratis Papastathopoulos juga dilepas dari kontraknya awal pekan ini setelah dia dan Oezil tak masuk skuad Liga Primer Inggris dan Liga Europa musim ini. Keputusan untuk membayar sisa gaji adalah untuk membuka ruang slot pemain di Stadion Emirates saat klub tak mampu menarik minat klub lain yang mau membeli dua pemain tersebut.

Baca Juga

Arteta meminta klubnya harus menghindari situasi ini di masa depan. The Gunners juga sudah kehilangan Aaron Ramsey secara gratis yang pindah ke Juventus pada 2019.

Kemudian, melepas Alexis Sanchez dalam pertukaran pemain dengan Manchester United. "Sudah pasti, Anda tidak ingin berada di situasi ini lagi," tegas Arteta, dikutip dari Skysports, Sabtu (23/1).

Menurut Arteta, harus ada komunikasi terbuka untuk mencegah kemungkinan peristiwa ini terjadi. Kalaupun harus terjadi, mesti segera diambil keputusan dan jangan menunda situasi yang tidak berhasil untuk jangka panjang.

Musim ini, Arsenal menggaji Oezil yang tak sekalipun dimainkan oleh Arteta. Padahal, status Oezil adalah pemain bergaji paling tinggi di klub. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA