Tuesday, 8 Ramadhan 1442 / 20 April 2021

Tuesday, 8 Ramadhan 1442 / 20 April 2021

PM Jepang Bersikeras Gelar Olimpiade Tokyo pada 2021

Jumat 22 Jan 2021 18:12 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Endro Yuwanto

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

Foto: AP/Koji Sasahara
Jepang bertekad mewujudkan Olimpiade Tokyo yang aman dan terjamin dari corona.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lonjakan kasus virus corona telah memberikan tekanan nyata pada Jepang untuk membatalkan olimpiade musim panas ini. Namun, pemimpin negara dan penyelenggara olimpiade bersikeras pesta olahraga multievent terakbar itu akan terus berlanjut.

"Saya bertekad untuk mewujudkan Olimpiade Tokyo yang aman dan terjamin sebagai bukti bahwa umat manusia akan mengatasi virus tersebut," kata Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga dikutip dari The Washington Post, Jumat (22/1).

Senada dengan itu, Menteri Olimpiade Jepang Seiko Hashimoto mengatakan dalam konferensi pers bahwa banyak acara olahraga telah berlangsung secara global di tengah tindakan pencegahan pandemi. "Persiapan untuk Olimpiade yang sukses akan terus berlanjut untuk membawa harapan bagi orang-orang di seluruh dunia," kata Hashimoto, Jumat (22/1).

Tetapi, PM Australia Scott Morrison menentang penyelenggaraan olimpiade tersebut. Sikapnya mencerminkan penilaian situasi yang lebih hati-hati dan mungkin realistis. Tahun lalu, keputusan untuk menunda Olimpiade Tokyo 2020 datang tak lama setelah Australia dan Kanada mengumumkan penarikan atletnya karena pandemi virus corona.

Namun, di sisi lain, ketua Komite Olimpiade Australia Matt Carroll masih bertekad untuk melihat timnya di sana. "Olimpiade Tokyo sudah pasti dimulai. Api akan dinyalakan pada tanggal 23 Juli 2021," kata Matt Carroll, menurut laporan media.

Tahun lalu, ketika pandemi menyebar, Komite Olimpiade Internasional (IOC) diam-diam mendorong PM Jepang Shinzo Abe untuk menerima bahwa tidak ada pilihan selain menunda Olimpiade 2020 hingga tahun ini. Kali ini, tanpa Abe di pucuk pimpinan, tekad Tokyo untuk terus maju tampak kurang tegas.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA