Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

Wednesday, 9 Ramadhan 1442 / 21 April 2021

China Sangkal AS, Tegaskan tak Tahu Asal Virus Covid

Rabu 20 Jan 2021 17:33 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Teguh Firmansyah

Infografis Tim WHO Investigasi Virus Corona di China

Infografis Tim WHO Investigasi Virus Corona di China

Foto: Republika
China mengaku libatkan WHO untuk menelusir virus Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, mengatakan, pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, tentang fakta penelusuran asal-usul Covid-19 adalah teori konspirasi dan kebohongan. Dia menyatakan, AS justru yang pasif dalam memerangi pandemi, bahkan di dalam negeri sendiri.

"Itu sejalan dengan gaya politisi AS tertentu yang pasif dalam memerangi epidemi di dalam negeri, tetapi berusaha sebaik mungkin untuk mengalihkan kesalahan ke negara lain," kata Hua dikutip dari kantor berita pemerintah China, Xinhua.

Hua menyatakan, para politisi AS mengabaikan keselamatan dan kehidupan publik, serta terobsesi dengan menyebarkan teori konspirasi dan virus politik. Kondisi ini yang membuat dokumen asal-usul virus Corona baru itu tidak berdasar.

"Lembaran fakta tidak memiliki fakta, tetapi hanya sekumpulan kebohongan, yang mengungkapkan ketidakpedulian para politisi ini terhadap keselamatan publik, kehidupan dan ilmu pengetahuan masyarakat," ujar Hua dalam pernyataan dari Kedutaan Besar China untuk Indonesia yang diterima Republika.co.id.

China mengaku tidak mengetahui tentang asal virus corona tersebut dan segera membunyikan alarm untuk memerangi epidemi. Pemerintah pun menerbitkan informasi penting, termasuk urutan gen virus dan mengambil tindakan pencegahan serta pengendalian yang paling komprehensif.

"Benar-benar salah untuk menuduh China menghalangi penyelidikan penelusuran asal-usul dan menyebarkan disinformasi," kata Hua.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA