Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Joe Biden Beri Penghormatan 400 Ribu Korban Covid-19 di AS

Rabu 20 Jan 2021 14:08 WIB

Red: Nur Aini

Presiden terpilih Joe Biden

Presiden terpilih Joe Biden

Foto: AP/Evan Vucci
Joe Biden memimpin peringatan nasional untuk 400 ribu korban meninggal Covid-19 di AS

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS terpilih Joe Biden pada Selasa (19/1) memimpin peringatan nasional pada malam pelantikan untuk menghormati 400.000 orang Amerika yang telah meninggal karena Covid-19.

Peringatan nasional itu terjadi beberapa jam sebelum Presiden Donald Trump akan meninggalkan Gedung Putih untuk terakhir kalinya dan menyerahkan kursi kepemimpinan AS. AS saat ini dilanda krisis kesehatan masyarakat terbesar, kehancuran ekonomi, dan pergolakan politik yang hebat.

Upacara yang dipelopori oleh Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris dari markas Lincoln Memorial menandai pejabat pertama pemerintah federal yang memberikan penghormatan kepada korban tewas akibat pandemi.

Baca Juga

"Untuk menyembuhkan, kita harus ingat. Terkadang sulit untuk mengingat, tapi begitulah cara kita menyembuhkan. Penting untuk melakukan itu sebagai sebuah bangsa," kata Biden saat memulai penghormatan yang mencakup peringatan di kota-kota di seluruh negeri.

Saat dia berbicara, 400 lampu yang berjejer di sisi Kolam Refleksi Lincoln Memorial menyala dengan terang untuk menghormati nyawa yang hilang, diiringi lagu "Hallelujah" yang dinyanyikan Yolanda Adams, kemudian hening sejenak.

Perawat rumah sakit Michigan, Lori Marie Key menyanyikan "Amazing Grace" sebelum Biden naik podium. Setelah dia berbicara, sekitar 4 mil (6,5 km) jauhnya, lonceng Katedral Nasional berdentang 400 kali.

"Meskipun kami mungkin terpisah secara fisik, kami orang Amerika bersatu dalam semangat," kata Harris sebelum memperkenalkan Key. "Doa saya yang teguh adalah agar kita keluar dari cobaan berat dengan hikmah baru - untuk menghargai saat-saat sederhana, membayangkan kemungkinan-kemungkinan baru dan untuk sedikit lebih membuka hati kita satu sama lain."

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA