Saturday, 29 Rabiul Akhir 1443 / 04 December 2021

Saturday, 29 Rabiul Akhir 1443 / 04 December 2021

Argentina Diguncang Gempa Magnitudo 6,8

Rabu 20 Jan 2021 07:33 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Christiyaningsih

Presiden Argentina Alberto Fernandez memeluk warga yang menjadi korban gempa di Provinsi San Juan, Selasa (19/1). Argentina diguncang gempa bumi dengan magnitudo 6,8.

Presiden Argentina Alberto Fernandez memeluk warga yang menjadi korban gempa di Provinsi San Juan, Selasa (19/1). Argentina diguncang gempa bumi dengan magnitudo 6,8.

Foto: EPA
GFZ mengatakan gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer bawah permukaan laut

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Argentina diguncang gempa bumi dengan magnitudo 6,8. Lima orang tewas dalam bencana yang meruntuhkan gedung-gedung dan memporak-porandakan rak-rak supermarket tapi tidak ada laporkan korban luka.

Rabu (20/1) German Research Center for Geosciences (GFZ) mengatakan gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer bawah permukaan laut. Pusat gempa terletak 40 kilometer sebelah selatan Provinsi San Juan.

European Mediterranean Seismological Centre (EMSC) melaporkan kekuatan gempa susul berkisar antara magnitudo 3,5 hingga 5. Dalam unggahan yang tersebar di media sosial, terlihat banyak rumah dan gedung-gedung yang ambruk.

Aktivitas gelombang guncangan meretakkan jalan-jalan sementara botol-botol kaca berserakan dari rak-rak toko. Gubernur San Juan Sergio Unac meminta masyarakat tetap tenang dan minta bantuan pemerintah jika memerlukannya.

"Mari praktikkan semua langkah yang telah kami pelajari untuk mencegah insiden-insiden ini, sementara kami berkomitmen untuk mencari tahu dampak (gempa) untuk bekerja sama dengan semua yang dibutuhkan," cicitnya.

Unac juga menyarankan mereka yang terluka atau membutuhkan bantuan lainnya menghubungan saluran darurat 911. U.S. Tsunami Warning System mengatakan gempa tersebut tidak memicu tsunami.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA