Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Friday, 11 Ramadhan 1442 / 23 April 2021

Positif Covid-19 Depok Tambah 397 Orang, Meninggal Delapan

Selasa 19 Jan 2021 18:20 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Yudha Manggala P Putra

Petugas medis mengambil sampel lendir warga saat tes usap PCR di RSUI, Depok, Jawa Barat, Senin (11/1/2021).

Petugas medis mengambil sampel lendir warga saat tes usap PCR di RSUI, Depok, Jawa Barat, Senin (11/1/2021).

Foto: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Positif Covid-19 di Kota Depok bertambah 397 orang, meninggal bertambah delapan orang

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Penularan virus Corona (Covid-19) di Kota Depok masih terus meningkat. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok melaporkan Selasa (19/1) pasien positif Covid-19 bertambah 397 orang. Jadi, total pasien positif Covid-19 mencapai 22.645 orang.

Untuk korban pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Depok bertambah delapan orang. Total korban meninggal dunia menjadi 514 orang atau 2,27 persen.

Sedangkan kasus konfirmasi aktif sebanyak 4.406 orang atau 19,46 persen. Untuk suspek aktif sebanyak 987 orang atau 7,17 persen dan kontak erat aktif sebanyak 2.562 orang atau 9,11 persen.

Adapun pasien positif Covid-19 yang sembuh bertambah 267 orang. Total pasien positif Covid-19 yang sembuh menjadi 17.725 orang atau 78,27 persen dari total kasus konfirmasi positif.

Saat ini Kota Depok masih berstatus zona merah siaga satu Covid-19. Untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) GTPPC Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, Pemkot Depok terus mengingatkan masyarakat untuk menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, serta menjaga jarak saat di luar rumah.

"Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup," katanya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA