Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Inggris Prihatin Atas Permukiman Ilegal Israel di Palestina

Selasa 19 Jan 2021 15:25 WIB

Red: Nur Aini

Inggris

Inggris

Kantor Luar Negeri Inggris mendesak Israel menghentikan pembangunan permukiman,

 

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Inggris "sangat prihatin" atas keputusan Israel untuk membangun lebih banyak lagi permukiman Yahudi di wilayah Palestina yang diduduki, kata pernyataan dari Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris (FCO) pada Senin (18/1).

Senin lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, dirinya menginstruksikan pembangunan 800 unit permukiman di Tepi Barat, dan otoritas Israel menyetujui pembangunan 530 unit permukiman baru di Yerusalem Timur yang diduduki pada Rabu.

Baca Juga

“Inggris sangat prihatin dengan keputusan Pemerintah Israel untuk menyetujui pembangunan 780 unit permukiman baru di seluruh wilayah Palestina, termasuk daerah jauh di dalam Tepi Barat yang dapat mengancam negosiasi perdamaian di masa depan,” kata otoritas Inggris.

Menggambarkan permukiman itu "ilegal menurut hukum internasional", Inggris juga mengatakan bahwa keputusan Israel itu "berisiko merusak kelangsungan solusi dua negara."

"Kami menyerukan agar pembangunan ini di Yerusalem Timur dan tempat lain di Tepi Barat segera dihentikan," ungkap FCO.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/inggris-sangat-prihatin-atas-permukiman-ilegal-israel-di-palestina/2114619
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA