Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Wagub Jabar: Syekh Ali Jaber Bisa Diterima Semua Kalangan

Kamis 14 Jan 2021 19:03 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Bayu Hermawan

Sejumlah kerabat dan keluarga menabur bunga di kuburan Syekh Ali Jaber di Pondok Pesantren Darul Qur

Sejumlah kerabat dan keluarga menabur bunga di kuburan Syekh Ali Jaber di Pondok Pesantren Darul Qur

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Wagub Jabar berduka atas wafatnya Syekh Ali Jaber.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Uu Ruzhanul Ulum berbela sungkawa atas meninggalnya Syekh Ali Jaber pada Kamis (14/1). Uu mengaku merasa kehilangan sosok almarhum.

"Jelas (kehilangan)," ucapnya di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (14/1).

Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang dapat diterima oleh semua kalangan. Hal itu dirasakan Uu, yang juga menjadi pimpinan Pesantren Miftahul Huda di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. 

Baca Juga

Sebagai bagian dari komunitas pesantren, ia menilai, Syekh Ali Jaber adalah seorang ulama itu kan bisa diterima di berbagai komunitas keagamaan. Termasuk diterima di pondok pesantren tradisional. 

Ia mencontohkan, Syekh Ali Jaber sangat diterima di Pesantren Miftahul Huda, yang notabene merupakan pesantren tradisional (belajar kitab salafiyah). Ia juga tak jarang berkomunikasi dengan almarhum.

"Kadang kan ada kiai yang elitis, yang hanya masuk komunitas tertentu. Kalau beliau masuk berbagai segmen," katanya.

Apalagi, lanjut dia, Syekh Ali Jaber selalu memberikan keteduhan dalam setiap ceramahnya. Uu berdoa, almarhum meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA