Thursday, 8 Zulhijjah 1443 / 07 July 2022

Wali Kota London Desak PM Tutup Tempat Ibadah

Selasa 12 Jan 2021 19:49 WIB

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Wali Kota London Desak PM Tutup Tempat Ibadah. Wali Kota London Sadiq Khan.

Wali Kota London Desak PM Tutup Tempat Ibadah. Wali Kota London Sadiq Khan.

Foto: Yui Mok/Pool via AP
Masjid besar di London telah ditutup sejak awal tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Wali Kota London Sadiq Khan mendesak Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menutup seluruh tempat ibadah demi menekan penyebaran Covid-19. Penutupan ini juga karena masjid-masjid besar dari seluruh wilayah London telah ditutup sejak awal tahun.

“Komunitas agama mencerminkan yang terbaik dari kota kami dan dari tahap awal pandemi, telah memberikan bantuan dan kenyamanan praktis kepada penduduk London dari semua latar belakang dan kepercayaan. Tetapi, dengan tingkat virus yang beredar di komunitas kami setinggi itu, saya tidak lagi berpikir mengizinkan pertemuan tatap muka demi keselamatan warga London," kata Khan dalam sebuah pernyataan kepada Muslim News, dilansir About Islam, Ahad (11/1).

Baca Juga

Karena alasan tersebut, Khan mengimbau pemerintah segera menutup tempat ibadah, kecuali untuk upacara pemakaman. “Sampai itu terjadi, saya mendesak semua komunitas agama di London untuk melihat melampaui apa yang diizinkan secara teknis dan fokus pada tindakan teraman bagi semua warga London. Ini berarti menghindari semua ibadah secara bersama-sama untuk sementara waktu demi membantu mengurangi risiko penyebaran infeksi," ujarnya.

Khan mengirim surat kepada PM setelah terjadi penutupan masjid secara sukarela di Inggris. Hampir semua masjid besar di wilayah London di Ealing, Hackney, Harrow, Haringey, Kensington, Leyton, Redbridge, Tower Hamlets dan Westminster telah ditutup. 

Hal yang sama berlaku untuk masjid di Cambridge dan Woking. Masjid London Timur (ELM) juga ditutup pada 6 Januari, dengan manajemen berjanji meninjau keputusan tersebut.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA