Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Kasus Covid-19 DIY Tembus Rekor, Sekda: Jangan Anggap Enteng

Jumat 08 Jan 2021 06:42 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Christiyaningsih

Ilustrasi Covid-19

Ilustrasi Covid-19

Foto: Pixabay
Untuk pertama kalinya tambahan kasus Covid-19 DIY tembus di atas 300 kasus per hari

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan tambahan kasus baru positif Covid-19 sebanyak 355 kasus pada Kamis (7/1). Jumlah tersebut mencatatkan rekor baru penambahan harian kasus di DIY dan untuk pertama kalinya tembus di atas 300 kasus per hari.

"Masyarakat perlu tahu informasi itu supaya menjadi salah satu peringatan bagi kita sekalian, baik Pemda DIY dan masyarakat secara umum," kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji dalam wawancara yang digelar wartawan secara virtual, Kamis (7/1).  

Baca Juga

Ia menyebut, kenaikan kasus Covid-19 di DIY sudah tidak dapat dianggap enteng oleh masyarakat. Sejak November 2020 lalu, kenaikan kasus baru positif di DIY terus naik di atas 100-300 kasus per harinya.

Kadarmanta meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan potensi penyebaran Covid-19 yang dapat terus meluas. Penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus dijalankan dengan ketat dan disiplin.

"Harus diwaspadai betul, dulu kita bisa pertahankan di bawah 100 dan di bawah 50 (tambahan kasus per hari). Namun sekarang lebih dan tembus lebih dari 350 kasus. Saya minta untuk tidak sembrono dan patuhi protokol kesehatan untuk diri sendiri maupun orang lain," ujarnya.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 untuk DIY Berty Murtiningsih mengatakan tambahan 355 kasus baru ini menjadikan total kasus positif di DIY sebesar 13.967 kasus. Sebanyak 355 kasus baru tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di DIY.

Kasus tertinggi dilaporkan di Kabupaten Bantul sebanyak 106 kasus baru. Di Kota Yogyakarta dilaporkan sebanyak 101 kasus baru, 93 kasus baru di Kabupaten Sleman, 30 kasus baru di Kabupaten Gunung Kidul, dan 25 kasus baru di Kabupaten Kulon Progo.

"Tingginya tambahan kasus baru di Kota Yogyakarta belum bisa disimpulkan karena destinasi wisata dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru," kata Berty.

Berdasarkan riwayat, kata Berty, sebagian kasus baru tersebut merupakan hasil pelacakan kontak kasus yang sudah ada sebelumnya. Ada 229 kasus baru yang merupakan hasil pelacakan.

"56 kasus baru lainnya didapat dari riwayat periksa mandiri dan riwayat 70 kasus baru belum ada info," ujar Berty.

Selain itu, kesembuhan Covid-19 juga bertambah sebanyak 181 kasus di DIY. Kini total kesembuhan Covid-19 sudah mencapai 9.373 kasus.

Jika total kesembuhan dibandingkan dengan total kasus positif, maka persentase kesembuhan di DIY mencapai 67,1 persen. Kesembuhan tertinggi dilaporkan di Bantul sebanyak 81 kasus.

"55 kasus sembuh dilaporkan di Kota Yogyakarta, 23 kasus sembuh di Sleman, dan 22 kasus sembuh di Gunung Kidul. Sedangkan di Kulon Progo nihil tambahan kasus sembuh," jelasnya.

Kematian Covid-19 juga bertambah sebanyak empat kasus di DIY. Berty menuturkan empat kasus meninggal dunia ini terdiri dari dua warga Sleman, satu warga Bantul, dan satu lainnya warga Gunung Kidul.

Keempatnya tidak ada informasi terkait komorbid atau penyakit penyerta. "Sehingga total kasus meninggal dunia di DIY menjadi 301 kasus," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA