Sabtu 02 Jan 2021 05:40 WIB

Elon Musk Tepati Janji Jual Seluruh Rumahnya Rp 835 Miliar

Elon Musk dikabarkan sudah melepas empat rumah mewahnya di Los Angeles.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah
Foto: CEO Tesla Elon Musk
Foto: AP Photo/John Raoux
Foto: CEO Tesla Elon Musk

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Miliarder teknologi Elon Musk merealisasikan janjinya yang dibuat pada musim semi lalu untuk tidak memiliki rumah. Dia menjual beberapa properti di Los Angeles pada pekan lalu seharga 60 juta dolar AS (sekitar Rp 835 miliar).

Dilansir Mansion Global, Jumat (1/1), sebuah sumber mengatakan bahwa Musk (49 tahun) telah melepas empat rumah mewahnya. Seorang perwakilan pengembang mengonfirmasi bahwa properti itu menjadi bagian dari portofolio milik pengembang lokal Ardie Tavangarian sekarang.

Baca Juga

Pada awal tahun ini, Musk menandatangani letter of intent untuk menjual properti kepada Arya Chalon, entitas yang dibuat Tavangarian. Menurut pernyataan Arya Group Tavangarian pada Juli lalu, properti akan diubah menjadi proyek pengembangan tunggal baru untuk menjadikannya benar-benar unik.

Menurut catatan, yang paling mahal dari kelompok properti itu dijual seharga 29,71 juta dolar AS (sekitar Rp 413 miliar), diikuti rumah lain masing-masing seharga 6,77 juta dolar AS (sekitar Rp 94 miliar) dan 4,6 juta dolar AS (sekitar Rp 64 miliar). Properti keempat, sebuah rumah besar dengan empat kamar tidur dijual seharga 21 juta dolar AS (sekitar Rp 292 miliar).

Musk mendaftarkan keempat rumahnya itu bersamaan pada Mei lalu. Hal itu ia lakukan hanya beberapa pekan setelah pengumuman di Twitter.

“Saya menjual hampir semua harta benda fisik. Tidak akan memiliki rumah,” tulis Musk pada 1 Mei 2020 silam.

Musk juga mendaftarkan dua rumah mewah lainnya untuk dijual, setelah pengumuman di Twitter. Salah satunya dilaporkan dijual pada miliarder William Ding seharga 29 juta dolar AS (409 miliar) pada Juni. Sementara lainnya, peternakan sirap putih dan rumah lama mendiang aktor Gene Wilder dijual kepada keponakan Wilder seharga 7 juta dolar AS (sekitar Rp 98 miliar) pada Oktober.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement