Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Perkakas Batu 200 Ribu Tahun Ditemukan di Qassim Arab Saudi

Jumat 01 Jan 2021 18:20 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Ani Nursalikah

Perkakas Batu 200 Ribu Tahun Ditemukan di Qassim Arab Saudi. Sebuah tim ilmuwan Arab Saudi dari Otoritas Purbakala menemukan perkakas batu yang digunakan penduduk peradaban Asiria pada periode Paleolitik yang berasal dari 200 ribu tahun silam di Qassim.

Perkakas Batu 200 Ribu Tahun Ditemukan di Qassim Arab Saudi. Sebuah tim ilmuwan Arab Saudi dari Otoritas Purbakala menemukan perkakas batu yang digunakan penduduk peradaban Asiria pada periode Paleolitik yang berasal dari 200 ribu tahun silam di Qassim.

Foto: Saudi Gazette
Perkakas batu tersebut berasal dari periode Paleolitik Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Sebuah tim ilmuwan Arab Saudi dari Otoritas Purbakala menemukan perkakas batu yang digunakan penduduk peradaban Asiria pada periode Paleolitik yang berasal dari 200 ribu tahun silam. Otoritas Purbakala mengatakan dalam pernyataan pers, perkakas batu yang ditemukan dari daerah Shuaib Al-Adgham yang terletak di timur wilayah Al-Qassim adalah kapak batu dari periode Paleolitik Tengah.

Kapak batu unik dan langka itu memiliki ciri dengan ketepatan tinggi dalam pembuatannya oleh kelompok manusia kala itu. Banyaknya perkakas batu yang ditemukan dari situs ini menunjukkan kepadatan numerik komunitas prasejarah yang hidup di wilayah ini.

Baca Juga

Selain itu, penemuan kapak juga merupakan indikasi yang jelas kondisi iklim di Jazirah Arab sangat cocok untuk kelompok manusia ini karena mereka mendapatkan keuntungan dari sumber daya alam yang tersedia. Gambar satelit menunjukkan Shuaib Al-Adgham dan situs lainnya terhubung dengan jalur sungai.

Hal ini untuk memastikan manusia menggunakan sungai untuk menjangkau jauh ke dalam wilayah pedalaman Jazirah Arab pada zaman kuno. Dilansir di Saudi Gazette, Jumat (1/1), menurut distribusi spasial yang luas dari situs Asiria, situs-situs tersebut adalah konsentrasi terbesar dari tempat tinggal manusia di seluruh dunia.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA