Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Penjelasan Mengapa Perawat AS Positif Covid-19 Usai Divaksin

Jumat 01 Jan 2021 17:37 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Ani Nursalikah

Penjelasan Mengapa Perawat AS Positif Covid-19 Usai Divaksin. Seorang perawat menyiapkan botol vaksin COVID-19 untuk diberikan kepada Lucie Danjou dari Belgia, 101 tahun, di rumah perawatan Notre Dame de Stockel di Sint-Pieters-Woluwe, Belgia, Senin, 28 Desember 2020. Vaksin tersebut, dikembangkan oleh BioNTech dan Pfizer, dipindahkan dari sebuah rumah sakit di Leuven ke panti jompo pada hari Senin, saat Belgia memulai program vaksinasi yang dimulai dengan yang paling rentan.

Penjelasan Mengapa Perawat AS Positif Covid-19 Usai Divaksin. Seorang perawat menyiapkan botol vaksin COVID-19 untuk diberikan kepada Lucie Danjou dari Belgia, 101 tahun, di rumah perawatan Notre Dame de Stockel di Sint-Pieters-Woluwe, Belgia, Senin, 28 Desember 2020. Vaksin tersebut, dikembangkan oleh BioNTech dan Pfizer, dipindahkan dari sebuah rumah sakit di Leuven ke panti jompo pada hari Senin, saat Belgia memulai program vaksinasi yang dimulai dengan yang paling rentan.

Foto: AP/Johanna Geron/Pool Reuters
Vaksin Covid-19 Pfizer butuh waktu 10 hari untuk bisa melindungi.

REPUBLIKA.CO.ID, KALIFORNIA -- Seorang perawat di Kalifornia, Amerika Serikat (AS) terdiagnosis positif Covid-19. Kejadian ini menjadi sorotan karena sekitar satu pekan sebelumnya perawat tersebut telah mendapatkan vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech.

Perawat bernama Matthew W yang terkena Covid-19 ini bekerja di dua rumah sakit lokal yang berbeda. Per 18 Desember lalu, Matthew membuat unggahan di Facebook dan mengatakan dia telah menerima vaksin Pfizer. Dia tak merasakan efek samping apa pun, kecuali rasa sakit di area suntikan selama satu hari.

Baca Juga

Enam hari setelah unggahan tersebut, Matthew mulai jatuh sakit setelah bekerja di unit perawatan pasien Covid-19. Dia merasakan gejala menggigil lalu nyeri otot dan kelelahan.

Menyadari gejala ini, Matthew segera menyambangi tempat pengetesan Covid-19 drive-up yang tersedia di rumah sakit. Dia terbukti positif Covid-19 satu hari setelah Natal.

Berdasarkan studi keamanan dan efikasi pada fase ketiga, vaksin Covid-19 Pfizer/BioNTech membutuhkan waktu sekitar 10 hari setelah pemberian dosis pertama untuk memberikan perlindungan. Setelah itu, perlindungan ini perlu diperkuat dengan pemberian dosis kedua.

"Dibutuhkan dua dosis vaksinasi," kata Pfizer.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA