Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

Thursday, 10 Ramadhan 1442 / 22 April 2021

Lampard Belum Dapat Pastikan Nasib Laga Kontra City

Selasa 29 Dec 2020 19:02 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Muhammad Akbar

Frank Lampard

Frank Lampard

Foto: EPA-EFE/Richard Heathcote
Chelsea akan menghadapi Manchester City pada 3 Januari 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea Frank Lampard mengatakan kesehatan harus didahulukan karena lonjakan kasus virus Covid-19 yang terus mengganggu kalender sepak bola Liga Primer Inggris 2020/2021. Dirinya pun belum dapat memastikan apakah pertandingan antara the Blues melawan Manchester City akan tetap berlangsung.

"Saya belum dapat memastikan. Tapi kita akan lihat keputusan akhirnya," kata Lampard kepada wartawan menjelaskan dikutip Goal, Selasa (29/12).

Chelsea akan menghadapi Manchester City pada lanjutan pekan ke-17 Liga Primer Inggris mendatang di Stadion Stamford Bridge pada 3 Januari 2021. Namun jadwal pertandingan tersebut terancam ditunda mengingat situasi kurang menyenangkan di skuat Josep Guardiola.

Pasalnya, separuh skuat Manchester City dikabarkan terpapar Covid-19. Bahkan pada matchday ke-16 Liga Primer pekan ini melawan Everton dipastikan telah ditunda.

Keputusan itu diambil setelah tiga pemain the Citizen diketahui terinfeksi virus corona. Tetapi, pihak klub masih belum dapat mempublikasi identitas pemain tersebut. Sebelumnya, Kyle Walker, Gabriel Jesus, pun dua staf klub juga lebih dahulu terpapar Covid-19.

"Ini adalah waktu kunci dan waktu sulit. Kami merasakan, dengan lonjakan Covid-19. Saat ini, saya akan mencari tahu lebih banyak dalam satu atau dua hari ke depan untuk memastikan apakah partai ini aman untuk kedua tim," sambung Lampard.

Menunda pertandingan pada akhir pekan mendatang jelas merugikan kubu the Blues, julukkan Chelsea. Pasalnya, mereka sudah dipusingkan karena harus berurusan dengan jadwal padat.

Namun, Lampard kerasaan bahwa kesehatan seluruh pemain dan masyarakat Inggris jauh lebih penting dan patut didahulukan demi menyudahi masa sulit karena pandemi seperti ini.

"Saya tidak terkejut karena cara Covid di Inggris sulit untuk semua orang dan sepak bola tidak jauh berbeda. Jadi kita hanya perlu melihat apa yang dihasilkan otoritas Liga Inggris, tetapi keselamatan adalah yang terpenting," kata dia.

Inggris saat ini menghadapi lonjakan kasus virus corona yang dipicu oleh varian baru yang menyebar lebih cepat, terutama di bagian tenggara negara Ratu Elizabeth tersebut.

Hal itu telah mendorong pemerintah Inggris untuk memberlakukan pembatasan 'Tingkat 4' yang lebih keras di sebagian besar wilayah Inggris, termasuk London.

Di sisi lain, Chelsea saat ini berada di peringkat enam klasemen dengan perolehan angka 26 sama dengan milik Aston Villa di posisi kelima. Timo Werner dan kawan-kawan tertingga enam angka dari Liverpool di kursi pertama.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA