Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Wapres: Pemerintah Lanjutkan Kartu Prakerja pada 2021

Senin 28 Dec 2020 16:00 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ratna Puspita

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin

Foto: Edwin Dwi Putranto/Republika
Tahun ini, kartu prakerja mencapai 100 persen target kepesertaan, 5,6 juta orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah akan melanjutkan program kartu prakerja pada 2021. Saat ini, program kartu prakerja telah mencapai 100 persen target kepesertaan, yakni sekitar 5,6 juta orang.

Bahkan, kata Ma'ruf, angka itu jauh lebih kecil dari jumlah peminat program kartu Prakerja yang mencapai 43 juta orang. "Maka pemerintah insyaallah memutuskan melanjutkan kegiatan ini pada 2021, insyaallah," ujar Ma'ruf saat bersilaturahmi dengan penerima kartu Prakerja melalui konferensi video, Senin (28/12).

Ma'ruf mengatakan, pertimbangan pemerintah untuk melanjutkan kartu prakerja pada 2021 juga karena program ini berhasil meningkatkan keterampilan pekerja untuk mendapat pekerjaan baru atau membuka usaha baru. Ia mengatakan, hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) BPS agustus 2020 menunjukan bahwa 88,9 persen peserta program kartu prakerja mengatakan keterampilannya meningkat setelah mengikuti program.

Baca Juga

Sementara hasil survei dari manajemen pelaksana kartu pra kerja menunjukan bahwa lebih dari 83 peserta mengatakan telah meningkat keterampilan kerjanya baik skiling maupun upskiling. "Ditambah adanya insentif dari kartu Prakerja ikut membantu menjaga daya beli pekerja yang menurun karena pandemi Covid-19," kata Ma'ruf.

Ia pun menyambut baik silaturahmi dengan para penerima kartu Prakerja untuk mendengarkan langsung pengalaman maupun masukan dari program tersebut. Ia berharap pengalaman pekerja yang telah menerima manfaat program ini menjadi informasi bagi masyarakat lain untuk meningkatkan keterampilannya.

Sementara untuk masukkan diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan perbaikan program ini. "Saya berharap kendala atau aspirasi pada 2020 ini dapat memicu inovasi baru pada pelaksanaan program kartu prakerja pada 2021 Nanti. sehingga pelaksanaan program ini bisa lebih baik lagi," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA