Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Natal Daring Warga RI di AS, Menag Tegaskan Pesan Persatuan

Sabtu 26 Dec 2020 10:47 WIB

Red: Nur Hasan Murtiaji

Acara Natal bersama masyarakat Indonesia di Amerika Serikat yang dihadiri oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (25/12).

Acara Natal bersama masyarakat Indonesia di Amerika Serikat yang dihadiri oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (25/12).

Foto: Istimewa/EIPC
Menag hadir secara daring pada acara Natal masyarakat Indonesia di Amerika Serikat.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hadir secara daring pada acara Natal masyarakat Indonesia di Amerika Serikat. Acara ini diselenggarakan oleh Emmanuel Indonesian Presbyterian Church (EIPC) yang terletak di daerah Washington DC dan sekitarnya.

Acara Natal bersama ini diramaikan oleh Robert Nordling (Bandung Philharmonic), Toni Sianipar (Elfa’s Singers), Erens Mangalo, TOFFI Hamburg, serta tamu khusus dari Jerman, yaitu Claudia Emmanuela Santoso yang juga telah mengharumkan nama Indonesia di luar negeri. Demikian rilis yang diterima Republika.co.id dari EIPC pada Sabtu (26/12).

Meskipun baru beberapa hari menjabat, selain mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru, pada kesempatan ini Menteri Agama menegaskan kembali komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada semua agama di Indonesia. “Saya ingin menyampaikan kepada saudara-saudara semua bahwa Menteri Agama kali ini adalah Menteri Agama untuk semua agama. Kami berkomitmen bahwa perlindungan terhadap umat beragama di Indonesia tidak akan memilih-milih,” kata Menag.

“Semua agama akan kami lindungi dan fasilitasi, tentu ini semua untuk Indonesia. Indonesia bukan hanya milik satu agama saja, tapi Indonesia adalah milik kita semua. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” kata Menag melanjutkan.

photo
Acara Natal bersama masyarakat Indonesia di Amerika Serikat yang dihadiri oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Jumat (25/12). - (Istimewa/EIPC)
Rachmad Poetranto, ketua Panitia sekaligus Penatua dari EIPC dalam keterangan tertulisnya kepada Republika.co.id menjelaskan bahwa ia sangat berterima kasih atas kehadiran Gus Yaqut.

“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Menteri pada acara Natal kami yang sederhana ini. Yesus juga lahir dalam kesederhanaan. Bersyukur kita semua dapat melalui tahun 2020, ini tahun yang bersejarah,” ujar Rachmad yang juga bekerja di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Washington DC dan merupakan Vice President dari Indonesian American Association (IAA) yang kerap kali melakukan bakti sosial skala besar di masa pandemi. 

Rachmad melanjutkan, kehadiran Menteri Agama merupakan angin segar bagi masyarakat Indonesia di manapun berada. "Ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen Pemerintah RI untuk memberantas bibit-bibit intoleransi,” lanjut Rachmad. 

James F Sundah, musisi senior yang turut hadir pada acara ini menjelaskan bahwa produksi Lilin-lilin Kecil kali ini khusus karena dilaksanakan di tengah masa pandemi. 

“Masa-masa sulit pandemi menciptakan rasa ketakutan. Namun kita percaya bahwa Tuhan akan terus memberikan kekuatan, kasih, dan ketertiban. Mari kita selalu menjadi lilin-lilin kecil untuk menerangi sesama,” ujar James.

Dari Jerman, Claudia Emmanuela Santoso yang juga merupakan pemenang The Voice of Germany 2019 ini mengatakan, ia berharap lagu yang dibawakannya akan menjadi pesan perdamaian. “Saya berharap lagu ini bisa menjadi pesan perdamaian, kebaikan, dan menjadi berkat bagi kita semua,” ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA