Friday, 15 Jumadil Awwal 1444 / 09 December 2022

Pebulu Tangkis Indonesia Siap Ikuti Tiga Turnamen di Bangkok

Selasa 22 Dec 2020 20:28 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Agung Sasongko

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) danMuhammad Rian Ardianto  mengembalikan kok ke arah lawan senegaranya Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam babak semi final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1)

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) danMuhammad Rian Ardianto mengembalikan kok ke arah lawan senegaranya Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan dalam babak semi final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (18/1)

Foto: Aditya Pradana Putra/Antara
Pebulu tangkis Indonesia siap berkompetisi di tiga turnamen beruntun di Bangkok

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Setelah sembilan bulan lebih tanpa pertandingan, kini para pebulu tangkis Indonesia siap berkompetisi di tiga turnamen beruntun yang akan dilangsungkan di Bangkok, Thailand. Gelaran tur Asia di pembuka tahun 2021 ini dimulai dari Yonex Thailand Open pada 12-17 Januari, kemudian Toyota Thailand Open pada 19-24 Januari dan diakhiri dengan HSBC BWF World Tour Finals 2020 pada 27-31 Januari 2021. 

Kedua turnamen Thailand Open sama-sama ada di kategori BWF World Tour Super 1000, sedangkan BWF World Tour Finals merupakan puncak dari gelaran BWF World Tour selama satu tahun, sehingga turnamen ini juga memiliki prestise tersendiri. 

Baca Juga

Menghadapi tiga turnamen beruntun setelah lama absen, tentunnya akan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet. Apalagi turnamen ini akan dilangsungkan di masa pandemi, atlet dituntut untuk lebih ekstra menjaga kondisi dan kesehatan mereka. 

Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto telah mendapat program persiapan khusus dari sang pelatih, Herry Iman Pierngadi, jelang tiga turnamen di Bangkok. Persiapan dimulai pada akhir November, diawali dengan peningkatan latihan fisik untuk mengembalikan stamina para atlet setelah absen tanding cukup lama, agar lebih siap menuju musim pertandingan yang padat. 

"Waktu bulan November, memang yang diutamakan itu mengembalikan kondisi fisik, tapi dua minggu jelang turnamen, lebih banyak latihan teknik. Saya juga banyak program kekuatan tangan, karena sudah lama nggak tanding, jadi power-nya harus ditingkatkan," jelas Rian dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id, Selasa (22/12). 

Sementara itu, Fajar merasa harus lebih siap berdaptasi dengan atmosfer pertandingan yang sudah lama tidak dirasakannya. 

"Untuk atmosfer pertandingan, ya memang harus mulai dari nol lagi. Ini absen tandingnya kan lama, lamanya sudah kebangetan, jadi ada ambisi lagi sudah nggak sabar mau tanding lagi. Semoga nggak ada rasa canggung karena sudah lama tidak tanding," kata Fajar. 

"Kalau kondisi fisik, kalau dari latihannya nggak terpengaruh, seharusnya tidak masalah sih. Selama ini kan kami tetap latihan terus, masa pandemi juga tidak diliburkan, jadi saya merasa tidak ada masalah dari segi fisik," lanjutnya. 

Fajar/Rian menargetkan untuk tampil semaksimal mungkin di tiga turnamen ini. Berada di peringkat enam dunia, Fajar/Rian bertekad untuk bisa mendongkrak rangking mereka dan kembali ke jajaran lima besar.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA