Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Pahala untuk yang Bangun dan Kerugian yang Tidur Subuh

Senin 21 Dec 2020 17:56 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Nashih Nashrullah

Waktu Subuh adalah waktu untuk penuh pahala. Ilustrasi sholat subuh di Rawalpindi, Pakistan.

Waktu Subuh adalah waktu untuk penuh pahala. Ilustrasi sholat subuh di Rawalpindi, Pakistan.

Foto: AP /Anjum Naveed
Waktu Subuh adalah waktu untuk penuh pahala

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARA— Waktu Subuh memiliki keutamaan yang dapat diraih umat Islam. Ada keberkahan yang bisa didapatkan apabila tetap terjaga setelah menjalani kewajiban shalat subuh.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا "Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya". (HR Abu Daud Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Baca Juga

Mereka yang terbangun di waktu subuh akan menjalani hari pada saat itu dengan semangat dan gembira. Mereka juga berhasil melepaskan tiga ikatan setan. Dari Abu Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda: 

عَقِدَ الشَّيْطَانُ عَلَى قَافِيَةِ رَأْسِ أَحَدِكُمْ إِذَا هُوَ نَامَ ثَلاَثَ عُقَدٍ ، يَضْرِبُ كُلَّ عُقْدَةٍ عَلَيْكَ لَيْلٌ طَوِيلٌ فَارْقُدْ ، فَإِنِ اسْتَيْقَظَ فَذَكَرَ اللَّهَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ تَوَضَّأَ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ ، فَإِنْ صَلَّى انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَأَصْبَحَ نَشِيطًا طَيِّبَ النَّفْسِ ، وَإِلاَّ أَصْبَحَ خَبِيثَ النَّفْسِ كَسْلاَنَ

"Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, 'Malam masih panjang, tidurlah!' Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas". (HR Bukhari no 1142 dan Muslim no 776)

Inilah pahala bagi yang bangun pagi. Pertama, terlepas dari belenggu setan. Kedua, merasa semangat dan bergembira.

Sementara bagi orang yang meneruskan tidurnya akan mendapatkan kerugian. Pertama dia akan suram mukanya dan tidak bergairah. Kedua, tidak shalat Subuh. Padahal shalat Subuh disaksikan oleh para malaikat. Allah SWT: 

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوۡكِ الشَّمۡسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيۡلِ وَقُرۡاٰنَ الۡـفَجۡرِ‌ؕ اِنَّ قُرۡاٰنَ الۡـفَجۡرِ كَانَ مَشۡهُوۡدًا "Laksanakanlah shalat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula shalat) Subuh. Sungguh, shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS Al-Israa’: 78).     

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA