Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Apindo: Transformasi Digital Percepat Pemulihan Dunia Usaha

Rabu 16 Dec 2020 10:37 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Friska Yolandha

Berkembangnya tren dunia usaha yang memanfaatkan transformasi digital yang semakin menguat saat pandemi diyakini akan mendukung percepatan pemulihan usaha dan ekonomi di 2021. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pun meminta agar strategi kebijakan pemerintah menyesuaikan perkembangan dunia usaha yang semakin banyak memanfaatkan transformasi digital di masa kini dan pascapandemi.

Berkembangnya tren dunia usaha yang memanfaatkan transformasi digital yang semakin menguat saat pandemi diyakini akan mendukung percepatan pemulihan usaha dan ekonomi di 2021. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pun meminta agar strategi kebijakan pemerintah menyesuaikan perkembangan dunia usaha yang semakin banyak memanfaatkan transformasi digital di masa kini dan pascapandemi.

Foto: Istimewa
Ekosistem digital akan melonjak dan memberikan warna baru pada 2021.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berkembangnya tren dunia usaha yang memanfaatkan transformasi digital yang semakin menguat saat pandemi diyakini akan mendukung percepatan pemulihan usaha dan ekonomi di 2021. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) pun meminta agar strategi kebijakan pemerintah menyesuaikan perkembangan dunia usaha yang semakin banyak memanfaatkan transformasi digital di masa kini dan pascapandemi.

"Saat ini semakin banyak dunia usaha yang memanfaatkan transformasi digital guna meningkatkan usahanya, dan sektor digital masih akan terus bertumbuh hingga 2021," kata Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani, Selasa (15/12).

Baca Juga

Menurut Hariyadi, ekosistem digital akan semakin melonjak dan dan memberikan banyak warna baru di tahun 2021. Hariyadi melihat sektor-sektor industri yang akan bertumbuh pesat apabila pandemi berlalu adalah sektor keuangan, industri manufaktur, pertambangan, dan pariwisata. 

Namun apabila kondisi pandemi ternyata berkepanjangan, maka hanya akan ada beberapa sektor di tahun 2021 yang bisa tumbuh seperti di 2020, salah satunya sektor digital. Sebagai contoh, sektor perbankan dan asuransi memang diperkirakan masih melambat di 2021, namun sub-sektor digitalnya akan bertumbuh cepat dikarenakan masyarakat mulai lebih intensif menggunakan digital online services untuk layanan perbankan dan asuransi selama pandemi. 

Hal lain yang perlu diperhatikan pemerintah adalah peningkatan pertumbuhan pembayaran secara digital usai pandemi. Situasi pandemi Covid-19 telah mendorong pembayaran secara cashless, cardless, dan contactless. 

Oleh karena itu di 2021 adopsi konsumen terhadap pembayaran digital akan mengalami fase kritikal di mana cara transaksi baru ini akan menjadi mainstream masyarakat dan ekonomi secara keseluruhan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA